Advertisement

Oknum Kades Batu Gingging Diduga Lakukan Pelecehan

Keterangan Foto : Wiki Hardiyanti dan suaminya Sofyan, saat melaporkan Kades Batu Gingging ke Polsek Bangun purba

DELI SERDANG – Editorial24jam.com || Masyarakat Desa Batu Gingging, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang, mengaku resah atas dugaan perilaku tidak pantas serta pengelolaan Dana Desa yang dinilai tidak transparan oleh oknum Kepala Desa berinisial CH.

Sejumlah warga menyampaikan kekecewaan terhadap sikap oknum kades yang dinilai arogan dan tidak mencerminkan etika sebagai pemimpin desa. Selain dugaan penyalahgunaan anggaran desa, oknum tersebut juga disorot terkait dugaan tindakan asusila terhadap warga.

Salah seorang warga, Wiki Hardiyanti, istri dari Sofyan, mengaku menjadi korban dugaan perlakuan tidak pantas yang dilakukan oleh oknum kades tersebut.

“Saya merasa takut untuk keluar rumah setelah kejadian pada Agustus lalu. Oknum kades diduga melakukan tindakan tidak pantas kepada saya. Kejadian tersebut sudah saya sampaikan kepada tetangga dan dilaporkan ke Polsek serta Polres Deli Serdang, namun hingga kini belum ada kejelasan,” ujarnya.

Sementara itu, Sofyan, suami korban, meminta aparat penegak hukum agar segera menindaklanjuti laporan tersebut secara adil dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Saya berharap pihak kepolisian Polres Deli Serdang dapat menegakkan keadilan dan memproses laporan ini secara hukum. Saya tidak terima atas perlakuan tersebut,” tegasnya.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Khaidir, warga Dusun III. Ia menyatakan kekecewaannya terhadap dugaan perilaku oknum kades yang dinilai mencoreng nama baik pemerintahan desa.

“Kami merasa malu memiliki pemimpin desa seperti ini. Kami meminta agar kasus ini diproses secara hukum sesuai peraturan yang berlaku,” ungkapnya.

Selain dugaan tindakan asusila, warga juga menyoroti pengelolaan Dana Desa. Seorang warga berinisial BS menyebut oknum kades kerap mengambil keputusan tanpa musyawarah dan dinilai tidak transparan dalam penggunaan anggaran.

“Mulai dari pembagian BLT, perbaikan jalan, pengelolaan aset desa, hingga program pembelian ternak, semuanya dinilai tidak melibatkan masyarakat dan terkesan hanya menguntungkan pihak tertentu,” kata BS.

Saat dikonfirmasi di kediamannya, oknum Kepala Desa Batu Gingging tidak berada di tempat. Warga sekitar mengaku tidak mengetahui keberadaan yang bersangkutan.

Warga berharap aparat penegak hukum serta instansi terkait segera turun tangan untuk menindaklanjuti berbagai laporan dan dugaan pelanggaran tersebut secara profesional dan transparan.

Penulis : [Rahmadi Saputra]

Redaktur : [Abednego Manalu]

540 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *