Advertisement

Kantor Desa Simanungkalit Pajang Bendera Merah Putih Robek

TAPUT – Editorial24jam.com|| Saat jam kerja, simbol Negara Indonesia Bendera Merah Putih Berkibar robek dikantor Desa Simanungkalit kec. Sipoholon, Kab. Tapanuli Utara (Taput) Selasa, 22/06/2025 kemarin.

Pantauan dilapangan Selasa (22/07/2025), Bendera merah putih itu berkibar ditiup angin nampak jelas robekan pada bagian bendera tersebut.

Kondisi Itu sangat disayangkan karena mengingat harga Bendera yang tidak seberapa mahal dibandingkan dengan jumlah anggaran Dana Desa tahun 2025 Rp. 975.096.000 namun seakan tidak peduli.

Sayangnya, tak seorang pun perangkat desa yang berhasil ditemui dikantor tersebut.

“Kadesnya tidak ada pak, perangkat desa juga baru keluar, mungkin makan siang,” kata sejumlah ibu ibu yang mengaku petugas medis di daerah itu menjawab awak media meskipun waktu belum menunjukkan jam istirahat makan siang.

Informasi yang dihimpun menyebut kalau pemasangan Bendera merah putih itu sudah berlangsung sejak beberapa hari terakhir ini.

“Sudah beberapa hari ini bendera robek itu berkibar. Kami juga ga tau kenapa sampai kantor desa mengibarkan bendera robek,” kata JS Simanungkalit, MSL Simanungkalit antara lain warga setempat.

Mereka juga menyebut kalau kehadiran kepala desa tidak menentu terkesan suka suka.

“Kades masuk kantor setau kami saat acara tertentu saja, perangkat Desa juga paling 1-2 orang saja yang ngantor mungkin mereka Apulsan,” katanya.

Padahal dalam Pasal 24 huruf c UU No. 24/2009 ditegaskan, “Setiap orang dilarang mengibarkan Bendera Negara yang robek, rusak, luntur, kusut, atau kusam”.

Terpisah Kades Simanungkalit Jonter Simanungkalit saat hendak dikonfirmasi malah terkesan seolah olah galau.

“Jangan lah dulu sekarang kalian datang. Lain kalilah kita jumpa. Masih susah aku. (Toema, adongdo Ari udan, adongdo Ari logo,” singkatnya seraya menelepon seseorang dari ponselnya dan berlalu.

Padahal selain bendera koyak awak media juga ingin konfirmasi terkait realisasi pembangunan dari Dana Desa Simanungkalit antara lain jumlah alat produksi dan pengolahan pertanian yang diserahkan Rp.127.380.558 tahun 2022

Kemudian Pembangunan Saluran Irigasi Tersier Rp.110.272.116 tahun 2023, Air Bersih Milik Desa Rp 44.463.287, jembatan Desa Rp.143.753.289 dan pembangunan JUT Rp.151.258.284 tahun 2023. (BMT Manalu)

117 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *