Advertisement

Dugaan Tindakan Tak Sesuai Prosedur, Oknum Bidan Dairi Jadi Perbincangan

DAIRI – Editorial24jam.com || Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi menjadi sorotan publik menyusul munculnya dugaan perlindungan terhadap seorang oknum bidan berinisial L.S. Oknum tersebut dilaporkan terkait dugaan tindakan yang tidak sesuai prosedur medis dan berpotensi melanggar etika profesi.

Informasi ini mencuat berdasarkan keterangan serta surat pernyataan dari pihak yang mengaku sebagai korban, yang telah diterima oleh media. Dalam keterangannya, korban menyebut mengalami tindakan yang diduga tidak sesuai dengan standar pelayanan medis saat menjalani pemeriksaan.

Korban mengungkapkan bahwa dalam proses pemeriksaan yang disebut sebagai visum, terdapat tindakan yang dinilai tidak relevan dengan kepentingan medis. Oknum bidan tersebut, menurut korban, memberikan penjelasan yang tidak lazim terkait prosedur yang dilakukan.

Selain itu, korban juga mengaku sempat diminta mengonsumsi cairan dan obat dengan keterangan yang tidak jelas, yang kemudian membuat kondisi fisiknya melemah. Dugaan ini menimbulkan pertanyaan terkait kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) serta kode etik tenaga kesehatan.

Sorotan publik juga tertuju pada sikap Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi. Hingga saat ini, pihak dinas dinilai belum memberikan penjelasan komprehensif atas konfirmasi yang telah diajukan oleh media.

Balasan resmi yang diterima redaksi disebut belum menjawab secara substansial terkait dugaan yang beredar, sehingga memunculkan persepsi adanya ketidakjelasan dalam penanganan kasus tersebut.

Dalam keterangan yang beredar, disebutkan bahwa oknum bidan tersebut telah menjalani pemeriksaan internal dan mengakui adanya kesalahan. Bahkan, disebutkan pula adanya arahan untuk menghentikan operasional praktik.

Namun demikian, berdasarkan informasi dari warga sekitar, lokasi praktik yang dimaksud masih beroperasi seperti biasa. Hal ini menimbulkan perbedaan antara pernyataan yang beredar dengan kondisi di lapangan.

Di tengah berkembangnya kasus ini, beredar pula informasi lain di masyarakat terkait oknum yang sama, termasuk dugaan keterlibatan dalam sebuah video di tempat hiburan. Namun demikian, informasi tersebut masih belum terverifikasi secara resmi dan memerlukan klarifikasi lebih lanjut dari pihak terkait.

Masyarakat berharap agar kasus ini ditangani secara transparan dan profesional. Penegakan aturan, baik secara hukum maupun kode etik profesi, dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi maupun oknum bidan yang bersangkutan belum memberikan keterangan resmi tambahan terkait perkembangan kasus tersebut.

Penulis : [Baslan Naibaho]

Redaktur : [Abednego Manalu]

328 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *