TOBA – editorial24jam.com ||Paret di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Parmaksian, yang tertimbun tanah dan batu akhirnya kembali mengalir. Polres Toba bersama warga gotong royong bersihkan saluran drainase itu lewat Gerakan Indonesia Asri, Senin 15/6/2026.
Kegiatan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 itu digelar serentak di dua lokasi: Desa Dolok Nauli, Parmaksian dan Desa Parparean I, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba.
Kapolres Toba AKBP V.J Parapaga, S.I.K. pimpin langsung giat, didampingi Wakapolres Kompol Abdul Rahman, S.H., M.H. Turut serta para Kabag, Kasat, Kasi, perwira, bintara, Ketua Bhayangkari Ny. Mira Prilya beserta pengurus, personel TNI, pemerintah kecamatan, desa, dan warga.
Personel Polres Toba bersama masyarakat bersihkan lingkungan, angkat material tanah dan batu yang tutup drainase, serta tata area sekitar agar lebih asri.
Kapolres Toba menyebut Gerakan Indonesia Asri wujud nyata kepedulian Polri pada lingkungan. Kegiatan ini pererat hubungan Polri dan masyarakat di momentum HUT Bhayangkara ke-80 bertema “Polri Untuk Masyarakat”.
“Polri hadir tidak hanya jaga keamanan, tapi juga peduli lingkungan dan kebutuhan masyarakat. Semangat gotong royong harus terus dijaga,” ujar AKBP V.J Parapaga.
Warga mengaku terbantu. Paret yang sebelumnya mati kini berfungsi alirkan air.
Camat Parmaksian Robert Manurung apresiasi Polres Toba. “Sebelumnya paret di Dolok Nauli tidak berfungsi karena tertimbun tanah dan batu. Setelah gotong royong, saluran ini kembali berfungsi baik,” katanya.
Camat Porsea Freddy Napitupulu menilai giat ini contoh nyata kolaborasi Polri, Pemda, TNI, dan masyarakat. “Kehadiran Polres Toba beri dampak positif dan perkuat sinergitas,” ujarnya.
Polres Toba berharap Gerakan Indonesia Asri tumbuhkan kesadaran kolektif jaga kebersihan. Gotong royong sebagai warisan budaya diyakini wujudkan lingkungan bersih, sehat, dan nyaman.(BMT.Manalu)













Leave a Reply