DELI SERDANG – Editorial24jam.com || Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menetapkan 10 prioritas utama pembangunan daerah untuk tahun 2027. Fokus ini disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 yang digelar di Aula Cendana Lantai II Kantor Bupati Deli Serdang, Senin (30/3/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Akselerasi Pembangunan Daerah yang Sehat, Inklusif, dan Berkelanjutan”, sebagai langkah untuk memastikan pembangunan tidak hanya berhenti pada perencanaan, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat.
Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, menegaskan bahwa penggunaan anggaran harus memberikan manfaat luas dan tidak sekadar bersifat administratif.
“Pembangunan harus memiliki efek berganda bagi masyarakat, bukan hanya sekadar menghabiskan anggaran. Program yang dijalankan harus menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam pelaksanaan pembangunan, agar benar-benar berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam RKPD 2027, terdapat 10 prioritas pembangunan yang menjadi fokus pemerintah daerah, di antaranya:
- Peningkatan kualitas dan pemerataan pelayanan publik
- Penguatan layanan dasar kesehatan dan pendidikan
- Peningkatan produktivitas sektor pertanian, perikanan, dan UMKM
- Pengembangan sumber daya manusia yang berbudaya dan inovatif
- Peningkatan partisipasi masyarakat, dunia usaha, dan akademisi
- Percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan
- Penanganan kemacetan di titik strategis seperti Kampung Lalang, Tanjung Morawa, dan Lubuk Pakam
- Penguatan perlindungan sosial
- Peningkatan kapasitas fiskal daerah
- Peningkatan kualitas ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (trantibumlinmas)
Bupati juga menargetkan Kabupaten Deli Serdang mencapai status Universal Health Coverage (UHC) Prioritas pada akhir tahun 2026, sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses layanan kesehatan.
“Kami ingin memastikan bantuan tepat sasaran. Yang tidak layak harus dikeluarkan, dan yang berhak harus menerima,” ujarnya.
Bupati juga menargetkan Kabupaten Deli Serdang mencapai status Universal Health Coverage (UHC) Prioritas pada akhir tahun 2026, sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses layanan kesehatan.
“Kami ingin memastikan bantuan tepat sasaran. Yang tidak layak harus dikeluarkan, dan yang berhak harus menerima,” ujarnya.
Dalam aspek tata kelola pemerintahan, Pemkab Deli Serdang mulai menerapkan sistem berbasis kinerja. Perangkat daerah yang mampu menyusun program sesuai kebutuhan masyarakat akan mendapatkan tambahan anggaran.
“Perangkat daerah yang tidak lagi sekadar copy-paste program, tetapi benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat, akan kami beri insentif anggaran lebih,” ungkap Bupati.
Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, melalui perwakilannya Kepala Bapperida Sumut, Dikky Anugerah Panjaitan, menyampaikan bahwa tahun 2027 merupakan fase ekspansi pembangunan.
“Perencanaan harus berbasis data dan berorientasi pada hasil nyata, bukan lagi pola rutin seperti sebelumnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bappedalitbang Deli Serdang, Remus Hasiholan Pardede, menjelaskan bahwa penyusunan RKPD telah melalui proses sinkronisasi dengan pendekatan top-down dan bottom-up, melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Musrenbang ini turut dihadiri Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo, Sekda Deli Serdang Dedi Maswardy, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat.
Penulis : [Rahmadi Saputra]
Redaktur : [Abednego Manalu]













Leave a Reply