Advertisement

Penggunaan Dana BOS SMPN 1 Parmonangan Perlu Evaluasi Serius

TAPUT – Editorial24jam.com || Kondisi sarana dan prasarana SMP Negeri 1 Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara, menuai keprihatinan. Sekolah berakreditasi B dengan jumlah 161 siswa tersebut dinilai belum menunjukkan perbaikan signifikan meski setiap tahun menerima kucuran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan nilai ratusan juta rupiah.

Dari pantauan di lokasi, sejumlah fasilitas sekolah tampak memprihatinkan. Ruangan yang bertuliskan Ruang Kesenian dan Ruang Ibadah terlihat tidak terawat. Kursi dan meja berserakan, lemari lama tidak terpakai menumpuk di dalam ruangan, bahkan tangga dibiarkan begitu saja. Kondisi ruangan tersebut oleh sejumlah pihak dinilai tidak mencerminkan fungsi ruang pendidikan, melainkan lebih menyerupai tempat penyimpanan barang tak terurus.

Tak hanya itu, beberapa lantai (ubin) di sejumlah ruangan tampak terkelupas dan rusak. Kerusakan tersebut diduga telah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan yang berarti.

Berdasarkan data yang dihimpun, SMP Negeri 1 Parmonangan menerima Dana BOS sebagai berikut:

Tahun 2023: Rp258.680.000
Dialokasikan untuk sarana dan prasarana: Rp42.293.000

Tahun 2024: Rp238.960.000
Dialokasikan untuk sarana dan prasarana: Rp44.148.000

Tahun 2025: Rp215.760.000
Dialokasikan untuk sarana dan prasarana: Rp42.590.000

Jika ditotal, dalam tiga tahun terakhir anggaran yang dialokasikan khusus untuk sarana dan prasarana mencapai lebih dari Rp129 juta.

Namun, dengan kondisi fisik sekolah yang tampak saat ini, sejumlah pihak mempertanyakan sejauh mana realisasi penggunaan anggaran tersebut berdampak pada perbaikan fasilitas sekolah.

Desakan Evaluasi dan Pengawasan
Kondisi ini memunculkan desakan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara serta Inspektorat Kabupaten Tapanuli Utara untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan anggaran BOS serta kinerja manajemen sekolah.

Transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana pendidikan dinilai sangat penting, mengingat Dana BOS merupakan program strategis pemerintah untuk mendukung operasional dan peningkatan mutu pendidikan di satuan pendidikan.

Saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (12/02/2026), Murni Manalu, S.Th., selaku Kepala SMP Negeri 1 Parmonangan tidak berada di tempat. Salah seorang guru menyampaikan bahwa kepala sekolah kemungkinan sedang menghadiri kegiatan di dinas.

Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait kondisi sarana dan prasarana sekolah hingga berita ini diterbitkan belum mendapat respons.

Hingga kini, kondisi fasilitas SMP Negeri 1 Parmonangan masih menjadi perhatian khususnya orang tua siswa yang berharap adanya perbaikan nyata demi kenyamanan dan kualitas proses belajar mengajar.

Penulis/Redaktur : [Abednego Manalu]

178 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *