Advertisement

Proyek Dana Desa Siandor-andor dikerjakan, Papan Proyek Tidak Ada Kelihatan

TAPANULI UTARA – Editorial24jam.com ||Masyarakat setempat menginformasikan bahwa di Desa Siandor-andor Kec.Tarutung, Kab. Tapanuli Utara Sumut, terdapat 2 paket pekerjaan fisik yang diduga bersumber dari Dana Desa tahun 2025, namun tidak ada papan pengumuman proyek di lokasi tersebut. Berdasarkan informasi ini, media langsung melakukan investigasi dengan mendatangi lokasi pekerjaan pada Kamis, 26 Juni 2025, untuk memastikan kebenaran informasi tersebut dan melihat langsung kondisi di lapangan.

Dari hasil penelusuran media ke lokasi pekerjaan 2 proyek Dana Desa di Desa Siandor-andor, Kecamatan Tarutung, terlihat bahwa tidak ada papan proyek yang dipasang untuk mengumumkan pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Yang terlihat hanyalah bahan-bahan material seperti batu padas, pasir, dan semen yang ditumpuk di lokasi, tanpa informasi apapun mengenai proyek tersebut. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan pengawasan pelaksanaan proyek Dana Desa di desa tersebut.

Saat dikonfirmasi oleh media melalui sambungan telepon seluler dan pesan singkat, Kepala Desa Siandor-andor, Sanggam Hutapea, tidak memberikan jawaban. Selain itu, ketika media mendatangi kantor desa untuk bertemu langsung, Kepala Desa juga tidak berada di tempat, sehingga upaya klarifikasi dan konfirmasi tidak dapat dilakukan.

Bangun MT Manalu, Ketua LSM Pemerhati Kinerja Aparatur Negara (PERKARA) Menanggapi hal tersebut, Pemasangan papan proyek merupakan salah satu bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek yang dibiayai oleh dana pemerintah.

Papan proyek memuat informasi penting seperti nama proyek, sumber dana, nilai kontrak, pelaksana proyek, dan jangka waktu pelaksanaan. Dengan adanya papan proyek, masyarakat dapat memantau dan mengawasi pelaksanaan proyek tersebut.

Jika Kepala Desa Siandor-andor, Sanggam Hutapea, tidak transparan dalam penggunaan anggaran, maka dinas terkait perlu memberikan perhatian khusus.

Selain itu, diharapkan rekan seprofesi (LSM) untuk mendorong proses agar menyurati Pengelola Informasi dan Dokumentasi Desa (PPID), badan yang bertanggung jawab di tingkat desa untuk pengelolaan informasi dan dokumentasi publik.

Bila diperlukan ditindaklanjuti ke Komisi Informasi Publik (KIP) agar kasus ini disengketakan, sehingga transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran dapat ditegakkan. Pungkas Bangun MT Manalu.

Sebelum Berita ini tayang dan terbit di media TV Streaming, Cetak dan Online, awak media sudah mengirimkan Rilis Berita pada kepala Desa Siandor-ndor (Sanggam Hutapea) demi perimbangan Berita, Kades menyampaikan kalau dirinya sedang sakit opname di Rumah sakit.(Red)

1,040 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *