Advertisement

Desa Pagar Merbau III Ikuti Evaluasi LBS Tingkat Sumut 2026

DELI SERDANG – Editorial24jam.com || Desa Pagar Merbau III, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, menjalani evaluasi pelaksanaan program Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) tingkat Provinsi Sumatera Utara, Senin (21/9/2026).

Desa tersebut mewakili Kabupaten Deli Serdang dalam penilaian desa/kelurahan terbaik tahun 2026. Evaluasi dilakukan Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara untuk melihat pelaksanaan program LBS di tingkat desa.

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Deli Serdang, Zainal Abidin Hutagalung, mengajak jajaran TP PKK di seluruh tingkatan memperkuat inovasi dan kerja nyata dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“PKK harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi dan penguatan keluarga,” ujar Zainal.

Sementara itu, Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kabupaten Deli Serdang, Dona Rudi Akmal Tambunan, yang mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang, mengatakan program LBS menjadi bagian penting dalam membangun keluarga dan lingkungan yang sehat.

Menurutnya, TP PKK Kabupaten Deli Serdang terus mendorong penerapan lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Kelimanya meliputi tidak buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah, serta pengelolaan limbah cair rumah tangga.

“Keluarga adalah madrasah pertama dan sekolah pertama bagi anak-anak kita. Jika keluarga sehat, maka desa akan sehat dan Deli Serdang akan kuat,” katanya.

Khusus Desa Pagar Merbau III, Dona mengapresiasi kader PKK yang dinilai terus menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan program LBS. Ia berharap evaluasi tersebut dapat menjadi masukan untuk memperkuat program secara berkelanjutan sekaligus menjadi contoh bagi desa lainnya.

Mewakili Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Latifah Hanum Siregar mengatakan evaluasi tidak hanya berfokus pada pemenuhan indikator, tetapi juga melihat konsistensi pelaksanaan, keterlibatan masyarakat, inovasi, dukungan pemerintah desa, serta keberlanjutan program.

“Tahun ini terdapat enam nominasi kabupaten dan tiga nominasi kota yang mengikuti evaluasi pelaksanaan PHBS dan LBS,” ujarnya.

Penulis : [Rahmadi Saputra]

9 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *