DELI SERDANG – Editorial24jam.com || Tim Pembina Posyandu Kabupaten Deli Serdang memperkuat transformasi Posyandu melalui inovasi Sinergi Posyandu Terintegrasi untuk Deli Serdang Sehat (Sipostes).
Inovasi tersebut dikembangkan untuk memperluas fungsi Posyandu, tidak hanya sebagai tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai pintu masuk berbagai layanan dasar masyarakat.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Deli Serdang, Jelita Asri Ludin Tambunan, memaparkan penerapan Sipostes saat evaluasi Lomba Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) tingkat Provinsi Sumatera Utara di Posyandu Mawar, Desa Pasar VI Kualanamu, Kecamatan Beringin, Senin (21/9/2026).
Melalui Sipostes, Posyandu diarahkan menjadi bagian dari mekanisme untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat sekaligus menghubungkannya dengan perangkat daerah atau layanan terkait.
Transformasi tersebut mencakup enam bidang SPM, yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.
Selain Sipostes, penguatan layanan Posyandu dilakukan melalui Pas Sehat yang terintegrasi dengan CKG serta pelayanan berbasis siklus hidup, mulai bayi, anak, remaja, dewasa hingga lanjut usia.
Di bidang pendidikan dan tumbuh kembang anak, dikembangkan pula inovasi Demi Pemula Sepeda Bagus dan Kas Anak Pasir. Program tersebut diperkuat melalui layanan PAUD, perpustakaan desa, literasi digital dan alat permainan edukatif.
Posyandu juga diarahkan menjadi pintu awal dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, seperti sanitasi, air bersih, jalan desa, rumah tidak layak huni, persoalan sosial, hingga ketenteraman dan ketertiban masyarakat.
“Transformasi Posyandu bukan hanya menambah jenis pelayanan, tetapi memastikan layanan tersebut terhubung dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, inovasi harus mampu menjawab kebutuhan yang ada di lapangan,” ujar Jelita.
Dalam evaluasi tersebut, Posyandu Mawar Desa Pasar VI Kualanamu menjadi wakil Kabupaten Deli Serdang dan masuk dalam sembilan Posyandu kabupaten/kota yang dinominasikan dalam penilaian tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan mengatakan transformasi Posyandu harus diwujudkan dalam bentuk pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Menurutnya, pemerintah daerah dan pemerintah desa tidak cukup hanya mengikuti perubahan regulasi, tetapi harus mampu menerapkannya dalam pelayanan sehari-hari.
“Pemerintah daerah tidak hanya harus mengikuti perubahan peraturan yang ada, tetapi juga harus mampu mengimplementasikannya. Karena yang paling penting adalah bagaimana pelayanan itu sampai kepada masyarakat,” katanya.
Bupati yang juga Penasihat Tim Pembina Posyandu Kabupaten Deli Serdang itu mengapresiasi Posyandu Mawar yang mewakili daerah tersebut dalam evaluasi tingkat provinsi.
Menurut Asri, Posyandu Mawar memiliki kesiapan karena pelayanan di Desa Pasar VI Kualanamu telah dikembangkan secara terintegrasi, antara lain melalui Posyandu, PAUD dan perpustakaan desa dengan dukungan PT Angkasa Pura.
“Selamat kepada Kepala Desa dan Ibu Kepala Desa yang telah membawa Desa Pasar VI Kualanamu mewakili Deli Serdang. Menurut saya, mereka memang layak untuk mewakili kabupaten,” ujarnya.
Ketua Tim Evaluasi II Penilaian Posyandu 6 SPM, Murni Sari, mengatakan evaluasi tidak semata-mata bertujuan menentukan pemenang, tetapi juga menjadi bagian dari motivasi, pembinaan dan pemantauan penerapan standar pelayanan Posyandu di Sumatera Utara.
“Selamat kepada bapak ibu yang masuk nominasi dan dilakukan evaluasi. Setelah ini akan dipilih juara satu, dua, tiga serta harapan satu, dua dan tiga,” katanya.
Turut hadir pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, pengurus TP PKK Kabupaten Deli Serdang, Camat Beringin beserta Ketua TP PKK Kecamatan Beringin, Kepala Desa Pasar VI Kualanamu, para kader Posyandu serta tamu undangan lainnya.
Penulis : [Rahmadi Saputra]













Leave a Reply