TAPUT – Editorial24jam.com || Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara menggelar Temu Pers bersama wartawan dari berbagai media di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., sebagai upaya memperkuat transparansi informasi publik dan kemitraan strategis dengan insan pers.
Temu pers tersebut menjadi wadah penyampaian informasi sekaligus ruang dialog terbuka untuk menyerap aspirasi, masukan, serta kritik konstruktif dari media demi mendorong kemajuan pembangunan daerah.
Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Tapanuli Utara Henry M.M. Sitompul, Asisten Administrasi dan Umum Binhot Aritonang, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Hendrik Taruna Surbakti, serta Kepala Pelaksana BPBD Bonggas Pasaribu.
Dalam sambutannya, Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menegaskan komitmen Pemkab Tapanuli Utara terhadap keterbukaan informasi publik. Ia mengajak insan pers untuk terus berkoordinasi dengan perangkat daerah teknis guna memperoleh data dan informasi yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.
Bupati juga mengakui bahwa masih terdapat sejumlah hal yang perlu disempurnakan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Pada tahun pertama kepemimpinan ini, kami fokus membangun fondasi, khususnya pembenahan sistem internal pemerintahan. Kinerja yang ada memang belum sepenuhnya signifikan, namun kami terus berproses dan berbenah,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati JTP Hutabarat berharap pemberitaan yang disampaikan kepada masyarakat dapat berbasis fakta, objektif, dan berimbang. Ia juga menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran berdampak terhadap pelaksanaan pembangunan pada tahun berjalan dan berpotensi berlanjut hingga tahun depan.
“Meski di tengah keterbatasan anggaran, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara tetap berupaya maksimal menjalankan program-program prioritas,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan perkembangan penanganan pascabencana alam di Tapanuli Utara. Saat ini, pemerintah telah memasuki tahap II tanggap bencana dengan fokus pada pembukaan akses jalan dan pemulihan jaringan listrik. Seluruh wilayah terdampak telah menerima bantuan pangan, sementara pembangunan hunian sementara dan hunian tetap menjadi prioritas, yang dalam waktu dekat direncanakan memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking).
Bupati menambahkan, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana alam yang merupakan warga Kabupaten Tapanuli Utara tercatat sebanyak 23 orang, dan seluruh keluarga korban telah menerima santunan dari pemerintah.
Menutup pertemuan, Bupati menegaskan pentingnya kemitraan yang harmonis dan berkelanjutan antara pemerintah daerah dan insan pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara transparan dan bertanggung jawab.
Sementara itu, para perwakilan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bonapasogit, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Tapanuli Utara, Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Tapanuli Utara, serta Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan temu pers tersebut.
Penulis/Redaktur : [Abednego Manalu]














Leave a Reply