Advertisement

GM FKPPI Deli Serdang Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penembakan Warga di Tanjung Morawa

DELI SERDANG – Editorial24jam.com || Pengurus Cabang (PC) 0202 Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) Kabupaten Deli Serdang mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penembakan terhadap seorang warga yang terjadi di Kecamatan Tanjung Morawa.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Industri, Desa Tanjung Morawa B, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Akibat insiden itu, korban berinisial TD mengalami luka serius dan hingga kini masih menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit di Kabupaten Deli Serdang.

Berdasarkan keterangan saksi yang dimintai keterangan oleh penyidik Polresta Deli Serdang, saat kejadian dirinya bersama korban sedang berada di sebuah warung makan yang berada di depan gudang Alfamart di kawasan Jalan Industri.

Menurut saksi, saat itu terdapat sekelompok orang yang berkumpul di sekitar lokasi. Tidak lama kemudian terdengar suara letusan yang diduga berasal dari senjata api. Salah satu proyektil diduga mengenai korban yang sedang berada di warung tersebut.

“Korban saat itu sedang makan di warung ketika terjadi keributan. Tidak lama kemudian terdengar beberapa kali suara letusan dan korban terkena tembakan,” ujar saksi.

Sementara itu, Sekretaris PC 0202 GM FKPPI Kabupaten Deli Serdang, Joni Reza Panjaitan, meminta Polresta Deli Serdang segera mengungkap dan menangkap pelaku yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Menurutnya, kasus tersebut harus ditangani secara serius mengingat telah menimbulkan korban luka dan keresahan di tengah masyarakat.

“Kami meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus ini serta menangkap para pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tidak boleh ada pihak yang kebal hukum,” tegas Joni Reza Panjaitan.

Ia juga menyatakan bahwa GM FKPPI Deli Serdang siap mendukung langkah-langkah kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut apabila dibutuhkan.

Di sisi lain, berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat, senjata api yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut disebut-sebut tidak memiliki izin resmi. Namun informasi tersebut masih memerlukan pendalaman dan pembuktian lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak keluarga korban bersama sejumlah saksi telah membuat laporan resmi ke Polresta Deli Serdang. Sementara korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka yang dideritanya.

Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas terduga pelaku maupun perkembangan penyelidikan kasus tersebut.

Penulis : [Rahmadi Saputra]

Redaktur : [Abednego Manalu]

14 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *