Advertisement

17.272 KK Terima Bantuan Rumah Rusak Pascabencana Sumatera

TAPUT – Editorial24jam.com || Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat atas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.

Hal itu disampaikan dalam acara Penyerahan Bantuan Stimulan Rumah Rusak oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Pratikno, di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Jumat (13/2/2026).

Menko PMK hadir didampingi Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon yang sebelumnya disambut Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, di Bandara Silangit. Sejumlah pejabat tinggi negara turut mengikuti kegiatan secara virtual, antara lain Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.

Dalam sambutannya, Bupati Taput menyampaikan rasa syukur atas kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian negara dalam memulihkan kehidupan masyarakat pascabencana.

“Hari ini menjadi momentum penuh harapan. Kehadiran Bapak Menko PMK dan jajaran menunjukkan aksi nyata pemerintah dalam pemulihan pascabencana melalui bantuan stimulan rumah rusak,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia beserta seluruh jajaran kementerian/lembaga, TNI dan Polri atas kerja cepat dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi. Apresiasi turut disampaikan kepada Gubernur Sumatera Utara atas dukungan sejak masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah menyerahkan bantuan stimulan rumah rusak ringan dan sedang kepada 17.272 kepala keluarga di 24 kabupaten/kota yang tersebar di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dari Kabupaten Tapanuli Utara, sebanyak 86 penerima hadir secara langsung sebagai perwakilan masyarakat terdampak.

“Bantuan ini bukan sekadar angka, melainkan harapan. Bukan hanya perbaikan bangunan, tetapi pemulihan kehidupan masyarakat,” tegas Bupati.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen melakukan monitoring dan evaluasi berkelanjutan terhadap pemanfaatan dana stimulan tersebut, guna memastikan bantuan tepat sasaran, sesuai ketentuan, dan benar-benar meningkatkan kualitas hunian masyarakat penerima manfaat.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh daerah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk tetap optimis dan tangguh.

Ia menegaskan bahwa bencana tidak boleh mematahkan semangat, melainkan menjadi momentum memperkuat persatuan dan gotong royong.

“Bencana boleh datang menghadang, tetapi persatuan dan kebersamaan adalah kekuatan untuk bangkit lebih kuat,” pungkasnya.

Penulis/Redaktur : [Abednego Manalu]

116 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *