HUMBAHAS – Editorial24jam.com || Informasi yang beredar di media sosial Facebook terkait keluhan orangtua siswa mengenai harga seragam batik di SMA Negeri 2 Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), dibantah pihak sekolah.
Kepala SMA Negeri 2 Doloksanggul, Hobbi Marolop Sianturi, S.Pd., menegaskan bahwa informasi yang menyebut harga satu stel seragam batik mencapai Rp180.000 tidak sesuai dengan fakta.
Pernyataan tersebut disampaikan Hobbi saat memberikan klarifikasi pada Jumat (2/10/2026).
Sebelumnya, sebuah unggahan dari akun Facebook Sitorus Sitorus di grup Kabar-kabari Humbang Hasundutan menyebut adanya keluhan orangtua siswa terkait harga seragam batik yang dinilai mahal. Dalam unggahan tersebut, harga satu stel seragam batik disebut mencapai Rp180.000.
Hobbi membantah informasi tersebut. Ia mengatakan harga seragam batik yang sebenarnya adalah Rp100.000 per stel.
“Inilah akibat bebasnya seseorang bermedia sosial, sehingga tidak memverifikasi kebenaran yang sesungguhnya. Ini perlu saya tegaskan bahwa itu hoaks,” ujar Hobbi.
Ia juga menjelaskan bahwa pengadaan seragam batik tersebut bukan dilakukan dengan cara sekolah menjual pakaian kepada siswa. Menurutnya, pengadaan dilakukan melalui rekanan dan telah dibahas dalam rapat bersama orangtua siswa.
“Jadi kalau harga yang disebut Rp180.000 itu tidak benar. Harga yang benar adalah Rp100.000,” katanya.
Hobbi berharap masyarakat, khususnya pengguna media sosial, dapat lebih berhati-hati dalam menyikapi informasi yang beredar di ruang digital.
Ia meminta setiap informasi yang menyangkut lembaga pendidikan maupun kepentingan publik terlebih dahulu diverifikasi kepada pihak terkait sebelum disebarluaskan.
Menurutnya, klarifikasi diperlukan agar informasi yang beredar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Penulis : [BMT Manalu]













Leave a Reply