POHAN TAPUT – editorial24jam.com ||Perayaan Syukuran Jubileum 150 Tahun HKBP Lobu Siregar Resort Pohan, kecamatan Siborongborong, Taput. Gereja berdiri Tahun 1876-2026, acara berlangsung khidmat, meriah, dan penuh sukacita. Acara yang dirangkai dengan Ibadah Minggu XVIII Setelah Trinitatis tersebut digelar pada Minggu, 04/10/2026.
Mengusung Tema dari Kolose 2:7
“Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.”
Ibadah syukuran Jubileum 150 Tahun dipimpin langsung oleh Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST. Praeses Distrik XI Humbang Habinsaran Pdt. Wisma Welman Manumpak Sihombing, M.Th., serta Pendeta HKBP Resort Lobu Siregar Pdt. Maruhum Hutasoit, S.Th.
Perayaan Jubileum 150 Tahun tersebut menjadi momentum penuh syukur atas perjalanan panjang pelayanan dan kehidupan jemaat HKBP Lobu Siregar selama 150 tahun. Perayaan juga diwarnai kebersamaan jemaat, keluarga besar gereja, serta anak rantau yang turut hadir dalam sukacita perayaan jubileum.
Ketua Panitia dipercayakan kepada Tigor Silitonga.
Sebagai wujud ucapan syukur, Pdt. Dr. Victor Tinambunan selaku Ephorus HKBP memotong kue ulang tahun ke-150 HKBP Lobu Siregar yang disambut sorak-sorai jemaat.
Turut hadir dalam perayaan bersejarah tersebut:
1. Pdt. Lagu Sihombing, mewakili hamba Tuhan yang pernah melayani di HKBP Lobu Siregar.
2. Prof. Dr. Parlagutan Silitonga, SH., MH., MBA., mewakili anak rantau.
3. Pdt. Marihot Siahaan, Ephorus GBKP, mewakili undangan.
4. Kombes Pol. Dr. Maruli Siahaan, SH., MH., sebagai Anggota DPR RI.
5. Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., Bupati Tapanuli Utara bersama Forkopimda Taput.
6. Poltak Silitonga, SH., MH., yang akrab disapa PH Jepang, bersama rombongan terpantau hadir sebagai tamu undangan.
Aksi Spontan PH Jepang Tuai Apresiasi
Kemeriahan semakin terasa saat prosesi adat. Pada tarian Tor-Tor yang diiringi Lagu Sigulempong, lagu yang bermakna tentang pentingnya mengenal asal-usul silsilah keluarga dan marga sebelum menikah, Poltak Silitonga menyumbang Rp 2 Juta.
Di tengah acara, Poltak Silitonga diminta panitia menjadi juru lelang. Pada lelang pertama, ikan mas arsik dilelang dan diambil sendiri oleh Poltak Silitonga senilai Rp 1 Juta dan langsung diberikan kepada Ephorus HKBP Dr. Victor Tinambunan, MTh.
Tak sampai di situ, pada pertunjukan tarian sakral Sipitu Cawan (Tor-Tor Sipitu Cawan / Tari Tujuh Cawan) khas Batak Toba, Poltak Silitonga kembali menyumbang Rp 5 Juta.
Hal yang paling diapresiasi, meskipun Poltak Silitonga bukan jemaat HKBP Lobu Siregar, beliau dengan tulus melelang foto Dr. Ingwer Ludwig Nommensen, Ephorus Pertama HKBP, dan menyerahkannya kembali ke Gereja HKBP Lobu Siregar Resort Pohan untuk dipajang di dalam gereja.
Tak hanya itu, Poltak Silitonga bersama rekan-rekannya turut mempersembahkan dua lagu Batak, yakni lagu “Gereja Bolon” ciptaan Dakka Hutagalung yang mengisahkan kenangan masa kecil di kampung halaman, dan lagu “Tangiang Ni Dainang” yang menceritakan doa dan kasih sayang tulus seorang ibu.
Sebagai bentuk terima kasih, Panitia Jubileum 150 Tahun memberikan cenderamata berupa Ulos Batak kepada Poltak Silitonga atas partisipasi dan dukungannya dalam mensukseskan pesta tersebut yang disampaikan Ephorus HKBP.
Di penghujung acara, pada sesi doorprize, rombongan dari Poltak Silitonga juga dipercaya panitia untuk mengambil kupon nomor pemenang doorprize.
Acara pun berakhir dengan penuh sukacita dan kekeluargaan.
Penulis: BMT.Manalu













Leave a Reply