Advertisement

Korban Ketiga di PLTM Parmonangan Ditemukan Tak Bernyawa, Dua Masih Tahap Pencarian

TAPUT – Editorial24jam.com || Memasuki hari keempat operasi pencarian korban longsor di Dusun I Desa Hutatua, Kecamatan Parmonangan, Sabtu (29/11/2025), Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban atas nama Sahat Manalu (40). Korban ditemukan setelah tim melakukan penggalian lanjutan di sektor yang sejak pagi telah dipetakan sebagai area prioritas.

Jenazah Sahat dievakuasi menggunakan tandu manual karena kondisi medan yang sempit dan becek tidak memungkinkan alat berat masuk hingga titik penemuan. Setelah dievakuasi ke lokasi aman, jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas Parmonangan untuk proses identifikasi dan pemulasaraan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya Sahat, kini tiga dari lima korban yang sebelumnya dinyatakan hilang telah berhasil ditemukan tim penyelamat. Dua korban lainnya masih dalam pencarian.

Koordinator Pos SAR Danau Toba, Erikson Gultom, menyampaikan bahwa upaya pencarian terus dilakukan secara maksimal dengan memadukan alat berat dan metode manual di titik-titik yang dianggap berpotensi. Menurutnya, medan yang labil, kondisi tanah yang licin, serta tingginya material longsor masih menjadi tantangan utama bagi Tim SAR di lapangan.

Pihak keluarga dari dua korban yang belum ditemukan menyampaikan harapan agar pencarian semakin difokuskan. Mereka menilai setiap menit sangat berarti dan berharap proses pencarian tidak berhenti sebelum seluruh korban berhasil ditemukan.

“Kami mohon pencarian lebih difokuskan. Kami hanya ingin dua anggota keluarga kami bisa segera ditemukan, apa pun kondisinya,” ujar salah satu perwakilan keluarga dengan nada haru di lokasi kejadian.

Mereka juga menyampaikan harapan agar apabila memasuki akhir masa operasi pencarian Basarnas yang berlangsung tujuh hari dan korban belum ditemukan, pihak PT Partogi Hydro Energy dapat mengambil langkah lanjutan.

“Kami berharap pihak perusahaan tetap mengupayakan pencarian, meskipun operasi resmi nanti berakhir. Kami ingin semua korban ditemukan tanpa ada yang tersisa,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, pihak perusahaan, dan masyarakat setempat masih terus melakukan pemetaan ulang terhadap area longsor guna mempercepat proses pencarian dua korban lainnya.

Cuaca yang berubah-ubah serta kondisi tanah yang mudah bergerak tetap menjadi perhatian utama dalam menjaga keselamatan tim di lapangan.

Operasi pencarian dijadwalkan terus berlanjut hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

Penulis : [BMT Manalu]

Redaktur : [Abednego Manalu]

921 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *