Advertisement

MBG di Tanggamus Dinilai Asal-Asalan, Orang Tua Murid Desak Pengawasan Ketat

TANGGAMUS – Editorial24jam.com ||Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, menuai sorotan tajam karena dinilai tidak sesuai dengan harapan. Siswa penerima MBG hanya mendapatkan satu buah naga yang nyaris busuk, satu bungkus roti tawar, dua kotak susu plastik berukuran sekitar 100 mililiter, serta satu bungkus kecil keju sebagai jatah asupan gizi untuk satu minggu penuh.

Wahyu, salah satu wali murid SDN 1 Soponyono, mengungkapkan kekecewaannya terhadap program ini. “Kalau ini disebut makanan bergizi, rasanya terlalu dipaksakan. Buah naganya saja sudah mau busuk. Apa iya menu seperti ini cukup untuk asupan gizi anak-anak selama seminggu?” ujarnya.

Orang tua murid menilai bahwa program MBG di wilayah tersebut terkesan asal jalan dan jauh dari semangat pemerintah pusat yang menjanjikan perbaikan kualitas gizi pelajar. Mereka mendesak instansi terkait dan aparat penegak hukum untuk turun tangan dan melakukan pengawasan ketat.

“Yang kami minta sederhana, jalankan program sesuai aturan. Jangan korbankan hak gizi anak demi keuntungan sekelompok orang,” tegas Wahyu.

Hingga saat ini, pihak pengelola dapur SPPI dan instansi terkait belum memberikan klarifikasi resmi. Publik menunggu jawaban dan tindakan konkret untuk memperbaiki program ini.

Penulis : [Hazwarsyah]

Redaktur : [Abednego Manalu]

70 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *