DELI SERDANG – Editorial24jam.com || Ribuan kaum ibu dari berbagai desa dan kelurahan di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, memadati Lapangan Bola Kaki PS Putra Jaya, Dusun IX, Desa Bangun Sari Baru, pada Rabu (15/10/2025). Mereka mengikuti kegiatan Pengajian Akbar yang digelar dua bulan sekali sebagai wadah ibadah sekaligus mempererat silaturahmi antarperwiridan kaum ibu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kecamatan Tanjung Morawa, Dedy Basry Batubara, S.STP yang mewakili Camat Tanjung Morawa, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, antara lain Plt Kasi Kessos Kecamatan Farhan Rifa Aufa Cafah, S.Tr.IP, Kasi Trantibum Adi Saputra Sirait, S.STP, Plt Kepala Desa Bangun Sari Baru Pendi Pulungan, S.Sos, para kepala desa se-Kecamatan Tanjung Morawa, KUA Tanjung Morawa Dr. Kamaluddin, S.Ag, MA, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta ibu-ibu TP PKK.
Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Hj. Tohamah, kemudian dilanjutkan dengan zikir bersama serta sambutan dari panitia dan para pejabat yang hadir.
Dalam sambutannya, Sekcam Dedy Basry Batubara menyampaikan permohonan maaf dari Camat Tanjung Morawa yang berhalangan hadir karena tugas lain. Ia juga mengimbau warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama memasuki musim hujan.
“Jangan buang sampah sembarangan. Manfaatkan program pengelolaan sampah melalui betor yang telah disediakan pemerintah desa,” ujarnya.
Selain itu, Dedy juga mengingatkan pentingnya membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta mengajak orang tua agar aktif mengawasi anak-anak dari pergaulan negatif seperti tawuran, narkoba, dan geng motor.
Sementara itu, Ketua Pengajian Akbar se-Kecamatan Tanjung Morawa, Hj. Nuriyah, S.Ag, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada pemerintah desa dan seluruh panitia yang telah bekerja keras. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan mempererat silaturahmi antar kaum ibu se-Kecamatan Tanjung Morawa,” ujarnya.
Puncak acara diisi dengan tausiah oleh Ustadz Fahmi Arief Salju, M.Pd, yang mengajak seluruh jamaah untuk “membumikan Al-Qur’an” dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari jadikan Al-Qur’an sebagai sumber rahmat dan petunjuk Allah, agar kita menjadi bagian dari masyarakat Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghafur,” pesannya dalam tausiah yang disambut penuh khidmat.
Kegiatan diakhiri dengan pemberian santunan kepada 25 anak yatim dan doa bersama. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhidmatan hingga selesai.
Penulis : [Rahmadi Saputra]
Redaktur : [Abednego Manalu]













Leave a Reply