Advertisement

Aiptu Walpon Barimbing Berduka, Pers Partungkoan Tanggul Sampaikan Rasa Duka

KABUPATEN TOBA – Editorial24jam.com ||Semua manusia akan kembali ke tanah atau ke alam baka atau akhirat, seperti yang diyakini oleh banyak agama dan budaya. Ini adalah siklus kehidupan yang pasti dialami oleh setiap manusia. Kita semua akan meninggalkan jejak dan kenangan di dunia ini, dan kemudian kembali ke asal kita.

Hal demikianlah yang dialami keluarga besar pomparan OP. Sarma Barimbing, Ibunda tercinta dari Aiptu Walpon Barimbing, Kasi Humas Polres Taput telah meninggal dunia pada hari selasa 29 April 2025 di RSUD Tarutung.

Ibunda tercinta dari Aiptu Walpon Barinbing:

Nama : Lungguk Sibarani (OP. Sarma)

Tutup Usia : 89 Tahun

Disemayamkan dirumah duka Desa Maju, Kec. Sigumpar Kab. Toba.

OP. Sarma Sibarani meninggalkan 4 orang anak laki-laki, 3 orang anak perempuan, dan cucu 13 orang. Jenazah akan dikebumikan pada hari Sabtu tanggal 03/05/2025.

Lungguk Sibarani, semasa hidupnya, aktif di LSM Kelompok Studi Pengembangan Prakarsa Masyarakat (KSPPM) pada tahun 1986, dan terlibat dalam menyoroti isu-isu terkait Indorayon. Keterlibatan ini menunjukkan komitmennya terhadap isu sosial dan lingkungan, serta kesediaannya untuk menyuarakan kepedulian masyarakat. Semoga warisan semangat dan kiprahnya dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Wartawan Komunitas Partungkoan tanggul Tarutung Tapanuli Utara, yang sehari-hari nongkrong di Warung Ny. Hutauruk boru parapat, turut merasakan duka yang mendalam atas meninggalnya OP. Sarma boru Sibarani.

Sebagai bentuk rasa kebersamaan dalam mengungkapkan rasa turut Berdukacita, belasan orang perwakilan dari puluhan berbagai Media melayat kerumah duka.

Meninggalnya ibunda Aiptu Walpon Barinbing, komunitas pers dari Partungkoan Tanggul menunjukkan empati dan kepedulian dengan melakukan acara kebaktian singkat untuk menyampaikan kata-kata penghiburan.

Sebagai bukti nyata dari solidaritas dan kepedulian antar sesama, terutama dalam momen-momen sulit seperti kehilangan orang yang dicintai.

Tongam Parapat, yang dituakan dalam komunitas tersebut, memimpin kebaktian saat melayat, menunjukkan kepedulian dan rasa hormat terhadap keluarga yang berduka. Kebaktian ini dapat membantu memberikan kekuatan spiritual dan penghiburan bagi keluarga yang sedang berduka. Berharap semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi kehilangan ini.

Patar Lumbangaol, menyampaikan Kata-kata penghiburan yang tulus dan hangat dari komunitas wartawan Tanggul. Dengan menyampaikan belasungkawa dan doa bagi keluarga Walpon Barinbing, mereka menunjukkan kepedulian dan solidaritas. Meskipun tidak semua rekan seprofesi dapat hadir, kehadiran perwakilan mereka tetap membawa makna dan dukungan bagi keluarga yang berduka.

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan orang tua yang kita cintai ini, ujar Patar Lumbangaol.

Dahlia Simorangkir, mewakili komunitas Partungkoan tanggul dalam menunjukkan empati dan kepedulian memberikan pengganti karangan bunga sebagai bentuk rasa sosial kepada keluarga yang berduka. Tindakan gesture yang penuh makna dan dapat membantu meringankan beban keluarga yang sedang berduka.

Aiptu Walpon Barinbing menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas kehadiran insan pers yang melayat ke rumah duka ibundanya. Ia menghargai kepedulian dan solidaritas mereka yang rela meninggalkan pekerjaan demi menunjukkan rasa sosial. Semoga doa dan harapan baik dari Aiptu Walpon Barinbing ini membawa berkah bagi semua pihak yang terlibat.

Acara pelayatannya diakhiri dengan Doa Syafaat yang dipimpin oleh Tongam Parapat, memberikan kesempatan bagi keluarga dan tamu undangan untuk memanjatkan doa dan harapan bagi arwah yang meninggal. Doa syafaat ini menjadi penutup yang khidmat dan penuh makna bagi acara tersebut. Semoga doa-doa tersebut membawa kedamaian bagi keluarga yang berduka.(BMT.Manalu) 

 

 

827 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *