DELI SERDANG – Editorial24jam.com || Sebuah warung internet (warnet) bernama Berkah Net atau Warnet Berkah yang beroperasi di Desa Bakaran Batu, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, diduga menyediakan akses situs judi online dan hingga kini belum tersentuh tindakan tegas aparat penegak hukum (APH).
Warnet tersebut diketahui berlokasi tepat di sebelah jembatan pembatas antara Desa Bakaran Batu dan Desa Sei Rotan. Berdasarkan pantauan awak media, hingga Senin (09/02/2026), Warnet Berkah masih beroperasi secara bebas meski telah lama menjadi sorotan masyarakat setempat.
Kondisi ini dinilai semakin memprihatinkan mengingat umat Islam akan segera memasuki Bulan Suci Ramadhan dalam hitungan hari. Keberadaan warnet yang diduga menyediakan praktik perjudian online dinilai berpotensi merusak ketertiban dan moral masyarakat.
Pantauan awak media di lokasi pada Senin malam sekitar pukul 20.30 WIB menunjukkan warnet tersebut tetap ramai pengunjung. Dari informasi yang dihimpun, warnet tersebut diduga menyediakan akses langsung ke situs judi online dengan sistem transaksi yang disebut-sebut dapat dicairkan di tempat. Dugaan ini menimbulkan pertanyaan besar terkait lemahnya pengawasan dan penindakan hukum.
Saat awak media mencoba mengonfirmasi Kapolsek Batang Kuis melalui pesan WhatsApp pada Senin (09/02/2026) sekitar pukul 14.13 WIB terkait dugaan aktivitas judi online di Warnet Berkah, hingga berita ini diterbitkan belum ada jawaban atau klarifikasi resmi yang diberikan.

Minimnya respons tersebut memicu kekecewaan warga. Sejumlah pihak pun meminta Kapolda Sumatera Utara dan Kapolresta Deli Serdang untuk turun tangan melakukan penindakan tegas serta melakukan evaluasi terhadap jajaran terkait apabila ditemukan adanya unsur pembiaran.
Salah seorang warga Desa Bakaran Batu yang rumahnya tidak jauh dari lokasi warnet mengaku resah. Ia menyebut warnet tersebut sudah lama beroperasi dan kerap dikaitkan dengan dugaan praktik judi online.
“Sudah lama buka. Katanya bisa main judi online dan kalau menang bisa langsung dicairkan di situ. Kami sebagai warga jelas resah,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga lainnya juga menyebutkan bahwa pengunjung warnet tersebut diduga berasal dari berbagai kalangan, termasuk sopir angkutan umum, dan ada kekhawatiran terkait dugaan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar warnet.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera bertindak tegas demi menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan warga, terlebih menjelang Bulan Suci Ramadhan.
Penulis : [Rahmadi Saputra]
Redaktur : [Abednego Manalu]













Leave a Reply