Advertisement

BBPJN Sumut Disorot, Dua Pekan Pengerukan Jalinsum Hutaraja Tak Kunjung Ditambal

TAPUT – Editorial24jam.com || Pekerjaan pemeliharaan jalan dengan metode tambal sulam di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Desa Hutaraja, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, dikeluhkan warga. Pasalnya, setelah dilakukan pengerukan sekitar dua pekan lalu, permukaan jalan tersebut belum juga diperbaiki.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Rabu (4/11/2026), sejumlah bagian badan jalan tampak terkikis dengan kedalaman sekitar 3–5 sentimeter. Kondisi tersebut membuat permukaan jalan tidak rata dan menyulitkan pengendara yang melintas.

Sejumlah pengendara sepeda motor maupun mobil terlihat memperlambat laju kendaraan, bahkan bermanuver untuk menghindari bagian jalan yang telah dikeruk.

Informasi yang dihimpun, pekerjaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan pemeliharaan jalan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, di bawah Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Seorang warga setempat, Sibagariang, membenarkan bahwa kondisi jalan tersebut telah berlangsung sekitar dua pekan tanpa adanya tindak lanjut pengerjaan.

Ia bahkan menyebut seorang pengendara sepeda motor terjatuh di lokasi itu dalam pekan ini karena kesulitan menghindari permukaan jalan yang tidak rata.

“Sudah dua minggu begini-begini saja. Untuk apa dilakukan pengerukan seperti ini jika tidak langsung dikerjakan? Ini kan bahaya. Minggu ini sudah ada pengendara sepeda motor yang jatuh di sini. Apa harus menunggu ada korban berikutnya baru diperbaiki?” ujarnya.

Tak hanya kondisi badan jalan, warga juga meminta instansi terkait memperhatikan keberadaan sebuah pohon di sekitar Jalinsum yang kondisinya nyaris tumbang.

Menurut warga, posisi pohon tersebut perlu segera ditangani mengingat ruas jalan itu merupakan jalur lintas yang setiap hari dilalui berbagai jenis kendaraan.

Masyarakat berharap BBPJN Sumatera Utara segera menuntaskan pekerjaan tersebut sekaligus memastikan keamanan pengguna jalan selama proses pemeliharaan berlangsung.

Warga mengingatkan, pekerjaan yang semestinya meningkatkan kualitas infrastruktur jangan sampai justru menciptakan persoalan keselamatan akibat pengerjaan yang tidak segera dituntaskan.

Hingga berita ini ditulis, pihak BBPJN Sumatera Utara belum berhasil dikonfirmasi mengenai alasan belum dilanjutkannya pekerjaan pengerukan tersebut maupun kepastian jadwal penyelesaian tambal sulam jalan di Desa Hutaraja.

Penulis: [BMT Manalu]

9 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *