DELI SERDANG – Editorial24jam.com || Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang menerima audiensi dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Deli Serdang untuk memperkuat kolaborasi strategis dalam perlindungan anak dari ancaman narkotika dan kekerasan. Pertemuan berlangsung pada Senin (24/11/2025) di Kantor BNNK Deli Serdang.
Audiensi yang dipimpin Ketua LPA Deli Serdang, Junaidi Malik, S.H, diterima langsung oleh Kepala BNNK Deli Serdang, Kombes Pol. Endang Hermawan, S.H, beserta jajaran. Suasana pertemuan berlangsung hangat namun penuh keprihatinan melihat tingginya kerentanan anak terhadap peredaran narkoba dan kekerasan dalam keluarga.
Dalam pemaparannya, LPA membeberkan sejumlah situasi yang kini menjadi ancaman nyata:
- Anak SD dilaporkan sudah mulai mencoba mengisap ganja akibat pengaruh lingkungan.
- Anak SMP ditemukan mengonsumsi sabu-sabu, sebagian besar mendapatkannya dari teman sebaya.
- Anak SMA mulai mencoba kokain yang dipicu tren gaya hidup berisiko dan pergaulan malam.
Situasi ini menunjukkan bahwa narkoba tidak lagi hanya menyasar orang dewasa, tetapi telah menyerang anak dan remaja usia sekolah. Bahkan fenomena Narkolema (narkoba lewat mata) disebut sudah terjadi hampir di setiap keluarga.
Selain ancaman internal, BNNK menyoroti keberadaan sindikat jaringan internasional dari Malaysia, China, Kamboja, dan Filipina yang memanfaatkan wilayah Sumatera Utara, termasuk Deli Serdang. Bahkan, jaringan ini merekrut masyarakat miskin sebagai kurir dengan iming-iming fee hingga Rp15 juta per kilogram barang terlarang.
Situasi ini diperparah dengan posisi Deli Serdang sebagai peringkat kedua prevalensi peredaran narkoba di Sumatera Utara, menjadikannya zona merah yang membutuhkan strategi penanganan lintas sektor.
Kombes Pol. Endang Hermawan menyampaikan komitmennya memperkuat kolaborasi dengan LPA dalam upaya melindungi anak-anak dari ancaman narkoba dan kekerasan.
“Perlindungan anak bukan hanya tugas pemerintah atau aparat penegak hukum, tetapi tanggung jawab kita semua. BNNK sangat terbuka untuk bekerja sama dengan LPA demi keselamatan generasi muda,” ujar Endang Hermawan.
Pertemuan tersebut menghasilkan beberapa rencana tindak lanjut penting, di antaranya:
- 1. Program edukasi bahaya narkoba di SD, SMP, dan SMA.
- 2. Penguatan jejaring perlindungan anak di desa dan kelurahan.
- 3. Kampanye bersama pada Hari Anak Nasional serta Hari Anti Narkotika Internasional.
- 4. Penyusunan MoU untuk memperkuat kolaborasi berkelanjutan antara BNNK dan LPA.
Ketua LPA Deli Serdang, Junaidi Malik, menegaskan bahwa masa depan daerah sangat bergantung pada keselamatan anak-anak hari ini.
“Anak adalah masa depan daerah. Kita wajib hadir bersama, melindungi, dan memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan aman,” ujarnya.
Audiensi ditutup dengan seruan agar seluruh elemen masyarakat turut mengambil peran aktif dalam mencegah anak-anak terjerumus narkoba.
Penulis : [Rahmadi Saputra]
Redaktur : [Abednego Manalu]













Leave a Reply