Advertisement

Desa Terisolasi Aceh Tamiang, Masjid Nusantara Salurkan Bantuan

ACEH TAMIANG – Editorial24jam.com || Desa Sekumur, Kabupaten Aceh Tamiang, masih terisolasi akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut sekitar sebulan lalu. Akses jalan utama tertutup lumpur dan reruntuhan material, memaksa warga membuka jalur darurat secara manual demi bertahan hidup.

Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh total. Selama hampir 20 hari, Desa Sekumur terputus dari dunia luar. Listrik padam, logistik menipis, dan malam hari menjadi momen paling mencekam bagi warga, terutama anak-anak dan lansia.

“Anak-anak sudah beberapa hari tidak makan dengan cukup, sementara banyak nenek-nenek yang jatuh sakit,” ujar Mak Atik (62), warga setempat yang ikut bergotong royong membuka akses jalan darurat.

Hal senada disampaikan Pak Puleh (60), seorang ayah dua anak. Ia mengungkapkan bahwa kegelapan dan kelaparan membuat anak-anak trauma.
“Setiap malam anak-anak menangis. Mereka takut gelap dan takut lapar,” katanya lirih.

Melihat kondisi tersebut, Masjid Nusantara melalui posko kemanusiaan yang didirikan di desa terdekat bergerak cepat menyalurkan bantuan. CEO Masjid Nusantara, Pras Purworo, menyatakan pihaknya tidak bisa tinggal diam melihat penderitaan warga.

“Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tapi juga membawa harapan,” ujar Pras, Senin (5/1/2026).

Tim kemanusiaan Masjid Nusantara menyalurkan 100 paket sembako, 200 paket makanan siap saji, 100 mushaf Al-Qur’an, serta buku bacaan anak-anak. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendukung pemulihan psikologis anak-anak pascabencana.

“Kami tidak hanya ingin membantu mereka bertahan hari ini, tetapi juga memberi semangat agar mereka bangkit kembali,” tambah Pras.

Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara Masjid Nusantara, Syaamil Qur’an, Amalsholeh, dan PABPDSI Sumatera Utara.

Kedatangan bantuan disambut haru oleh warga. Tangis bahagia pecah ketika paket bantuan diterima.

“Alhamdulillah, akhirnya ada yang peduli,” ucap Mak Atik sambil memeluk paket sembako.

Masjid Nusantara memastikan pendampingan tidak berhenti pada penyaluran bantuan darurat. Ke depan, mereka akan terlibat dalam perencanaan rekonstruksi fasilitas umum serta pemulihan kehidupan sosial masyarakat.

“Kami akan terus mendampingi warga hingga mereka benar-benar pulih dan bisa kembali menjalani kehidupan dengan layak,” tutup Pras.

Penulis : [Redaksi]

139 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *