Advertisement

Gotong Royong Membangun Jembatan Darurat di Desa Hutajulu: Contoh Kearifan Lokal dalam Menghadapi Bencana

TAPUT – Editorial24jam.com || Masyarakat Desa Hutajulu, Kecamatan Parmonangan, menunjukkan semangat gotong royong yang luar biasa dalam menghadapi musibah banjir dan tanah longsor.

Setelah jembatan penghubung antara Huta Julu Parjulu dengan Huta Julu Toruan terputus akibat banjir bandang pada 25 November 2025, masyarakat bekerja sama membangun jembatan darurat untuk memfasilitasi pemenuhan kebutuhan warga.

Lamhot Aritonang, Aktivis Peduli Masyarakat, menyampaikan apresiasinya pada Kamis, 11 Desember 2025: “Kebersamaan dan kearifan lokal yang ditunjukkan oleh masyarakat Desa Hutajulu patut diapresiasi dan dijadikan contoh dalam menghadapi bencana.

Apresiasi tinggi saya sampaikan kepada masyarakat Huta Julu yang dengan semangat gotong royong dan kebersamaan membangun jembatan sementara untuk membantu memfasilitasi kebutuhan mereka warga masyarakat.

“Gotong royong seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk saling membantu dan mendukung dalam menghadapi kesulitan.

Semoga jembatan darurat ini dapat membantu memperlancar aktivitas warga dan memenuhi kebutuhan mereka, dan semoga solidaritas seperti ini terus dipupuk menjadi contoh bagi masyarakat lainnya.”

Kepala Desa Huta Julu, Godang Manalu, belum dapat dihubungi untuk memberikan tanggapannya terkait gotong royong masyarakat dalam membangun jembatan darurat karena jaringan provider belum aktif sejak bencana terjadi.

Penulis : [BMT. Manalu]

Redaktur : [Abednego Manalu]

199 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *