TAPANULI UTARA – Editorial24jam.com ||”Proyek Revitalisasi SD Negeri 173380 Hutatua, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara, terus menjadi sorotan. Setelah pemberitaan awal pada 28 Oktober 2025, tim jurnalis melakukan pengecekan lanjutan pada 7 November 2025. Pada kunjungan pertama, proyek tersebut diduga tidak transparan karena tidak ada papan proyek di lokasi. Namun, pada kunjungan kedua, papan informasi proyek telah dipasang, meski lokasinya tidak strategis, yaitu di belakang sekolah.
Papan informasi menyebutkan bahwa proyek tersebut merupakan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Direktorat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dengan dana sebesar Rp 673.964.940 dari APBN 2025. Namun, masyarakat masih memiliki pertanyaan, terutama karena papan proyek tidak menyebutkan tanggal mulai dan selesai pekerjaan.
Selain itu, papan pengumuman susunan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) tidak ditemukan di lokasi proyek. Hal ini menambah pertanyaan tentang transparansi dan akuntabilitas pengelolaan proyek. Dugaan masyarakat setempat, mungkin ada konflik kepentingan dalam pengelolaan proyek tersebut.
Jangan-jangan suami kepala sekolah sebagai ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), ujar masyarakat setempat.
Tim jurnalis telah melakukan konfirmasi kepada Kepala Sekolah SD Negeri 173380 Hutatua melalui pesan WhatsApp, namun tidak mendapatkan respons. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan meliputi lokasi papan informasi proyek, identitas Ketua dan anggota P2SP, serta rencana perbaikan dinding sekolah yang retak dan tiang atap yang rusak.
Ketika tim jurnalis menanyakan tentang hasil monitoring dari Kejaksaan Negeri Tapanuli Utara, Kepala Sekolah kembali tidak memberikan respons.
Upaya konfirmasi langsung ke Kejaksaan Negeri Tapanuli Utara pada 18 November 2025 juga tidak berhasil karena Jaksa atau Datun yang membidangi sedang berada di luar kota. Security Kejaksaan menyampaikan informasi tersebut dan tidak dapat memberikan keterangan lebih lanjut.”
“SD Negeri 173380 Hutatua sebelumnya telah di informasikan masyarakat pernah renovasi pada tahun 2022, namun berdasarkan informasi dari narasumber yang terpercaya, sekolah tersebut bukan direnovasi, tapi pembangunan lokal 2 unit.(Red)













Leave a Reply