Advertisement

Tragedi Longsor di Parmonangan, 5 Karyawan PT Tamaris Hydro Hilang

TAPUT – Editorial24jam.com || Peristiwa longsor kembali mengguncang wilayah Kabupaten Tapanuli Utara. Kali ini musibah terjadi di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) 2 PT Tamaris Hydro yang berlokasi di Desa Manalu Dolok, Kecamatan Parmonangan, pada Selasa dini hari.

Berdasarkan informasi awal yang diterima media dari operator bendung, Jesayas, disebutkan bahwa PH (power house), kantor, serta mess karyawan tertimbun material longsor.

“Berita duka saya dapat dari operator bendung (Jesayas). Kondisi PH, office, dan mess tertimbun longsor,” demikian laporan awal yang diteruskan ke media.

Dalam kejadian tersebut, lima orang pekerja yang berada di area PH dan kantor dinyatakan hilang, yaitu: Togu, Sahad, Wolviltin, Gidion, dan Ibu Ida.

Hingga kini, keberadaan kelima korban belum dipastikan karena belum ada komunikasi lanjutan dari tim yang berada di lokasi kejadian.

Sementara itu, Bg Galung dan dua anggota tim TDP dilaporkan selamat dan kini mengungsi ke Pos Bendung untuk mengamankan diri.

Upaya komunikasi dengan tim lapangan masih terhambat.
“Untuk kondisi saat ini, tim site belum bisa dihubungi kembali karena kondisi internet down,” tulis laporan tersebut.

Pada pukul 03.30 WIB, salah satu anggota tim menyampaikan bahwa ia sedang bergerak menuju Sibundong dari Silau untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi. “Semoga rekan-rekan semua selamat. Namun sampai saat ini belum ada yang bisa dihubungi,” lanjut laporan itu.

Selain itu, hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan, instansi terkait, termasuk Kepala Desa masih belum dapat dihubungi. Situasi ini membuat masyarakat sekitar semakin cemas dan berharap pihak terkait segera turun memberikan bantuan.

Di sisi lain, awak media ini juga mengalami kendala untuk menuju lokasi, karena akses jalan menuju PLTM 2 saat ini tidak dapat dilalui. Longsor yang terjadi membuat badan jalan tidak bisa dilewati kendaraan, sehingga menyulitkan proses peliputan langsung di lapangan.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Tamaris Hydro maupun pemerintah daerah terkait jumlah korban dan tingkat kerusakan fasilitas.

Media ini akan terus memantau perkembangan di lokasi longsor dan menyampaikan informasi terbaru segera setelah diperoleh.

Penulis/Redaktur : [Abednego Manalu]

1,326 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *