Advertisement

Ketua PSI Buton Selatan Kecam Aksi Roy Suryo Cs di Makam Ibunda Presiden Jokowi

BUTON SELATAN – Editorial24jam.com || Tindakan Roy Suryo, Tifa, dan rombongannya di makam almarhumah Sujiati, ibunda Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo, menuai kecaman luas dari berbagai kalangan. Aksi yang terekam dalam video viral tersebut dinilai tidak manusiawi dan mencederai rasa kemanusiaan serta kesopanan sosial.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Buton Selatan, Asis Lauto, turut angkat bicara dan menyampaikan kecaman keras atas perbuatan tersebut.

“Saya menilai tindakan Roy Suryo dan rekan-rekannya sangat biadab dan jauh dari moralitas kemanusiaan. Tidak sepantasnya seseorang yang telah meninggal dunia diseret ke dalam kepentingan politik,” tegas Asis Lauto.

Menurutnya, perbuatan itu bukan hanya melanggar etika, tetapi juga menodai nilai kemanusiaan, adat Jawa, serta ajaran agama.

Video yang beredar luas di media sosial tersebut berasal dari kanal YouTube Agri Fanani, Brojomusti, dan Bang Bill Offside. Dalam rekaman itu terlihat tindakan yang dianggap tidak pantas dilakukan di area makam, sehingga dinilai menunjukkan kurangnya empati dan penghormatan terhadap tempat peristirahatan terakhir seseorang.

Melalui pernyataan resminya, Asis Lauto menyampaikan tiga sikap tegas PSI Buton Selatan:

  1. Mengutuk keras tindakan amoral dan tidak beradab yang dilakukan Roy Suryo, Tifa, dan kelompoknya di makam almarhumah Sujiati.
  2. Mendesak Polda Metro Jaya untuk segera menahan para pelaku, mengingat status hukum mereka yang telah menjadi tersangka, demi menjaga kondusivitas publik dari provokasi politik.
  3. Menilai perbuatan tersebut sebagai pelanggaran privasi keluarga, karena makam merupakan wilayah pribadi yang seharusnya dihormati dan tidak dimasuki sembarangan. PSI meminta aparat penegak hukum memproses kasus ini sesuai aturan yang berlaku.

“PSI berdiri bersama nilai-nilai kemanusiaan dan etika publik. Kami menolak segala bentuk politik kebencian yang merusak tatanan moral bangsa,” pungkas Asis Lauto.

Penulis : [Salmudin H]

Redaktur : [Abednego Manalu]

1,812 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *