MINAHASA UTARA – Editorial24jam.com || Setelah menunggu selama 31 tahun, masyarakat Pulau Mantehage, Kabupaten Minahasa Utara, akhirnya dapat menikmati layanan listrik selama 24 jam penuh. Realisasi ini menjadi kabar gembira sekaligus kado Natal bagi warga kepulauan yang selama puluhan tahun hanya menikmati listrik dalam waktu terbatas.
Sejak pertama kali dialiri listrik pada tahun 1994, warga Mantehage hanya mendapatkan penerangan beberapa jam dalam sehari. Setiap malam, tepatnya setelah pukul 01.00 WITA, pulau tersebut kembali diliputi kegelapan. Berbagai upaya telah dilakukan masyarakat dan pemerintah setempat, mulai dari pengajuan proposal hingga permohonan berulang, namun belum membuahkan hasil.
Perubahan signifikan baru terjadi setelah adanya perhatian langsung dari Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE. Melalui kebijakan dan koordinasi yang dilakukan, layanan listrik 24 jam akhirnya dapat direalisasikan, menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayah kepulauan.
Apresiasi atas terealisasinya listrik 24 jam ini disampaikan oleh Aktivis Pemuda Sulawesi Utara, Mario Mamuntu. Ia menilai langkah Gubernur Sulawesi Utara sebagai bukti nyata kepedulian terhadap masyarakat kepulauan.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE. Ini adalah bentuk kerja nyata dan kepedulian beliau terhadap masyarakat kepulauan Nusa Utara yang selama ini merindukan listrik menyala 24 jam,” ujar Mario.
Menurutnya, kehadiran listrik sepanjang hari bukan hanya soal penerangan, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, termasuk di bidang pendidikan, pelayanan kesehatan, serta pertumbuhan ekonomi lokal.
Selain Pulau Mantehage, sejumlah wilayah kepulauan lainnya seperti Pulau Buhias, Pulau Kakorotan, dan Pulau Nain juga telah menikmati layanan listrik 24 jam. Hal ini dinilai sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan keadilan energi bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
Penulis : [Steven Tumuyu]
Redaktur : [Abednego Manalu]













Leave a Reply