Advertisement

Listrik Padam Hampir Sehari, Warga Pulau Tabuan Keluhkan Pelayanan PLN

TANGGAMUS – Editorial24jam.com || Pemadaman listrik kembali terjadi di Pulau Tabuan, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Gangguan pasokan listrik yang berlangsung hampir satu hari tersebut kembali membuka persoalan klasik layanan kelistrikan di wilayah kepulauan, Rabu (24/12/2025).

Listrik di tiga pekon, yakni Pekon Karang Buah, Kuta Kakhang, dan Suka Banjar, padam sejak Senin malam, 23 Desember 2025, sekitar pukul 20.00 WIB, dan baru kembali menyala pada Selasa siang sekitar pukul 13.00 WIB.

Selama pemadaman, aktivitas warga terganggu, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga usaha kecil yang sangat bergantung pada pasokan listrik.

Sejumlah warga menilai lambannya penanganan gangguan listrik tidak terlepas dari absennya petugas teknis PLN yang siaga di Pulau Tabuan. Setiap terjadi gangguan, warga harus menunggu kedatangan petugas dari daratan utama yang hanya dapat ditempuh melalui jalur laut.
“Setiap listrik padam, kami selalu menunggu lama. Tidak ada teknisi yang berjaga di sini,” ujar seorang warga Pulau Tabuan.

Selain itu, warga juga menyoroti kondisi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Pulau Tabuan yang dinilai kurang terawat. Penataan kabel dan peralatan pembangkit terlihat tidak tertib, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap keandalan pasokan listrik di pulau terluar tersebut.

Padahal, PLTD Pulau Tabuan merupakan satu-satunya sumber pasokan listrik bagi warga di tiga pekon. Namun, keberadaan fasilitas tersebut dinilai belum diiringi dengan standar pengelolaan dan pengawasan yang memadai.
Pulau Tabuan sendiri merupakan wilayah kepulauan yang berada jauh dari pusat pemerintahan dan memerlukan perjalanan laut berjam-jam untuk mencapainya. Kondisi geografis ini, menurut warga, seharusnya menjadi dasar bagi PLN untuk menerapkan skema pelayanan khusus, bukan justru menjadi alasan terjadinya keterlambatan penanganan gangguan.

Warga mendesak PLN, baik di tingkat pusat maupun unit wilayah Lampung, untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan kelistrikan di Pulau Tabuan, termasuk dengan menempatkan tenaga teknis yang siaga secara permanen.

Selain itu, warga juga meminta Pemerintah Kabupaten Tanggamus agar berperan lebih aktif dalam memastikan terpenuhinya hak masyarakat atas layanan listrik yang andal.
Bagi masyarakat Pulau Tabuan, listrik bukan sekadar fasilitas penunjang, melainkan kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan layanan kesehatan, pendidikan, serta keberlangsungan roda ekonomi lokal.

Penulis : [Hazwarsyah]

Redaktur : [Abednego Manalu]

184 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *