Advertisement

Makan Siang HUT ke-23 Humbahas Bikin Kecewa, Sejumlah Warga Mengaku Tak Kebagian

HUMBAHAS – Editorial24jam.com || Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) diwarnai keluhan sejumlah masyarakat yang menghadiri acara karena tidak mendapatkan konsumsi makan siang.

Keluhan tersebut muncul saat agenda makan siang berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB di lokasi perayaan HUT Humbahas, Selasa (28/7/2026).

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah warga terlihat mengeluhkan tidak memperoleh konsumsi yang disediakan panitia. Mereka mengaku kecewa lantaran datang untuk menyaksikan rangkaian perayaan HUT Kabupaten Humbahas, namun tidak memperoleh makanan ketika agenda makan siang berlangsung.

Salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, dirinya sempat mendatangi area dapur atau yang dalam istilah Batak disebut Bilik Parhobasan untuk menanyakan konsumsi.

Namun, menurut dia, petugas pembagi konsumsi menyampaikan bahwa makanan yang tersedia telah habis.

“Sempat saya datangi Bilik Parhobasan. Salah seorang pembagi konsumsi menyatakan memang makanan sudah habis dan tidak ada lagi,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat sebagian warga memilih mencari alternatif makanan. Di lokasi acara, beberapa warga terlihat membeli mi instan untuk mengganjal perut, sementara sebagian lainnya memilih meninggalkan lokasi dan makan di rumah.

Seorang pedagang yang berjualan di sekitar lokasi acara juga membenarkan adanya warga yang membeli mi instan setelah tidak mendapatkan konsumsi.

“Memang banyak yang memesan Pop Mie ke tempat saya. Katanya karena sudah lapar dan tidak mendapatkan konsumsi,” kata pedagang tersebut.

Selain persoalan warga yang tidak memperoleh konsumsi, keluhan lain juga muncul dari sebagian warga yang mendapatkan makanan.

Mereka menilai porsi lauk yang diterima tidak sebanding dengan jumlah nasi yang disediakan.

“Gimana caranya menikmati makanan seperti ini. Nasinya banyak sekali, tapi lauknya sedikit. Tidak sebanding. Kalau ditanya kecewa, ya pasti. Itulah yang terjadi saat ini,” ujar seorang warga.

Warga berharap persoalan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara sehingga pembagian konsumsi dalam kegiatan pemerintah maupun perayaan daerah berikutnya dapat dipersiapkan dengan lebih baik.

Menurut mereka, jumlah konsumsi semestinya disesuaikan dengan jumlah masyarakat yang hadir agar tidak ada warga yang datang ke acara tetapi tidak memperoleh makanan yang telah disediakan.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Humbang Hasundutan, Christison Rudianto Marbun, S.Pd., M.M., yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Panitia HUT ke-23 Humbahas, saat dikonfirmasi pada Kamis (30/7/2026), mengarahkan konfirmasi kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

“Ke Kominfo saja dulu komunikasi, saya sedang berada di luar daerah,” jawabnya melalui sambungan telepon seluler.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Humbahas, Adrianus TH Mahulae, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa jumlah masyarakat yang hadir melebihi estimasi undangan. Semula, konsumsi diperkirakan untuk 5.000 orang, namun jumlah kehadiran mencapai sekitar 10.000 orang.

“Selamat siang. Perlu kami sampaikan, sesuai dengan undangan estimasi 5.000 orang. Dengan antusias masyarakat, diperkirakan hadir sekitar 10.000 orang. Jadi ada penyesuaian terkait isi porsi supaya masyarakat yang hadir dapat terlayani. Terima kasih,” tulisnya melalui pesan seluler.

Namun, ketika kembali dikonfirmasi mengenai dasar penyesuaian porsi, adanya warga yang mengaku tidak kebagian konsumsi, keluhan terkait ketidakseimbangan antara lauk dan nasi, serta pihak yang bertanggung jawab atas perencanaan dan mekanisme pembagian konsumsi, Kadis Kominfo Humbahas belum memberikan tanggapan.

Penulis : [BMT Manalu]

10 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *