JAKARTA – Editorial24jam.com || Pemantau Keuangan Negara (PKN) membentuk Satuan Tugas Pengawasan Masyarakat Makan Bergizi Gratis (Satgas Wasmas MBG) untuk turut mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah.
Pembentukan satgas tersebut dilakukan sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawasi program pemerintah, khususnya dari sisi ketepatan sasaran, transparansi, akuntabilitas, serta kualitas pelaksanaan di lapangan.
Ketua Umum PKN, Patar Sihotang, SH., MH., mengatakan Satgas Wasmas MBG diharapkan dapat menjadi bagian dari pengawasan masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG.
Menurutnya, pengawasan dilakukan dengan tetap mengedepankan ketentuan hukum dan tidak mengambil alih kewenangan lembaga pemerintah yang memiliki tugas dan fungsi pengawasan resmi.
Ada lima fokus utama yang menjadi perhatian Satgas Wasmas MBG, yakni pengawasan partisipatif terhadap pelaksanaan program, mendorong transparansi penggunaan anggaran, pencegahan potensi penyimpangan, pemantauan kualitas makanan, serta membuka ruang pengaduan bagi masyarakat.
Sebagai bagian dari persiapan pengawasan, PKN tidak hanya membekali anggota Satgas Wasmas MBG dengan ID Card dan Surat Tugas/Legal Standing, tetapi juga memberikan pengetahuan dasar mengenai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pembekalan tersebut mencakup pemahaman mengenai tujuan dan mekanisme dasar program MBG, prinsip pengawasan masyarakat, etika saat melakukan pemantauan di lapangan, tata cara mengumpulkan informasi dan dokumentasi, serta mekanisme penyampaian laporan apabila ditemukan dugaan permasalahan.
Ketua Umum PKN, Patar Sihotang, SH., MH., menekankan pentingnya anggota memahami batas kewenangan dalam menjalankan fungsi pengawasan masyarakat.
Dengan demikian, anggota Satgas Wasmas MBG diharapkan tidak hanya memiliki identitas dan surat tugas, tetapi juga memiliki pemahaman yang memadai sehingga kegiatan pengawasan dapat dilakukan secara profesional, objektif, dan berdasarkan data serta fakta di lapangan.
Ketua PKN Tapanuli Raya, Bangun MT. Manalu, menyambut baik pembentukan Satgas Wasmas MBG tersebut. Ia mengatakan tim di wilayah Tapanuli Raya siap melakukan pengawasan partisipatif, khususnya terhadap pelaksanaan program MBG di Kabupaten Tapanuli Utara.
“Pembekalan ID Card dan surat tugas ini menjadi dasar bagi tim untuk menjalankan fungsi pengawasan masyarakat secara tertib dan sesuai koridor hukum. Kami akan mengawal pelaksanaan MBG di Tapanuli Raya, khususnya di Tapanuli Utara,” kata Bangun.
Ia menegaskan, pengawasan tersebut bukan bertujuan untuk mencari-cari kesalahan maupun menghambat pelaksanaan program pemerintah.
“Tujuan kami bukan mencari masalah. Kami ingin memastikan program MBG berjalan sebagaimana mestinya, mulai dari pengelolaan dapur, kualitas dan kelayakan makanan hingga proses distribusi kepada penerima manfaat,” ujarnya.
Bangun berharap kehadiran Satgas Wasmas MBG dapat menjadi mitra kritis bagi masyarakat sekaligus mendorong pelaksanaan program yang lebih transparan dan akuntabel.
“Kalau program berjalan baik, tentu harus kita dukung. Namun apabila ditemukan dugaan persoalan, kami akan menyampaikan melalui mekanisme yang sesuai dan mengedepankan data serta fakta di lapangan,” katanya.
PKN menyatakan Satgas Wasmas MBG akan menempatkan kepentingan penerima manfaat sebagai salah satu perhatian utama. Pengawasan diarahkan agar program prioritas nasional tersebut dapat terlaksana secara tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Ketua PKN Tapanuli Raya Bangun MT. Manalu menyatakan kesiapan timnya mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di Kabupaten Tapanuli Utara. Ia menegaskan pengawasan dilakukan sebagai bentuk partisipasi masyarakat untuk memastikan program berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan tepat sasaran.
Penulis : [Junfri Eight]













Leave a Reply