TAPUT – Editorial24jam.com || Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., melantik Kepala Desa Antar Waktu Desa Sitolu Ompu, Kecamatan Pahae Jae, atas nama Linca Sitompul, Jumat (7/11/2025).
Pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Taput Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, perwakilan Forkopimda Taput, anggota DPRD Taput, Ketua TP PKK Taput Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, Staf Ahli Bupati, Asisten Pemerintahan dan Kesra, para pimpinan perangkat daerah, Forkopimca Pahae Jae, serta TP PKK Kecamatan dan Desa Sitolu Ompu.
Dalam sambutannya, Bupati Jonius Taripar Hutabarat menyampaikan ucapan selamat kepada Kepala Desa yang baru dilantik sekaligus mengajak seluruh masyarakat Desa Sitolu Ompu untuk menghormati hasil proses pemilihan dan bersatu dalam membangun desa.
“Apapun hasilnya, mari kita hormati bersama. Kepala desa yang terpilih adalah pilihan kita semua. Sekarang waktunya bersatu untuk membangun bona pasogit yang kita cintai,” ujarnya.
Bupati menegaskan bahwa jabatan kepala desa merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan tanggung jawab, kejujuran, dan dedikasi tinggi. Ia juga berpesan agar Kepala Desa mampu bekerja sama dengan perangkat desa serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kepala desa harus belajar dari pendahulunya. Kalau ada hal baik, tirulah. Rangkul semua warga, termasuk yang sebelumnya tidak memilih. Gunakan dana desa dengan hati-hati, transparan, dan sesuai regulasi. Jangan mudah terpengaruh hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri,” tegas Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya komunikasi dan sinergi antara kepala desa dengan camat untuk memastikan pembangunan berjalan efektif. Ia juga menyoroti kondisi infrastruktur di Kecamatan Pahae Jae, khususnya akses jalan dan pengembangan potensi pertanian.
“Hijaunya tanaman di sini menunjukkan potensi besar. Tapi akses jalan juga penting agar ekonomi masyarakat bisa tumbuh. Harapan kita, jalan-jalan di desa ini bisa semakin baik dan mendukung mobilitas warga,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan sosial agar benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Masalah terbesar yang sering kita hadapi adalah bantuan tidak tepat sasaran. Kepala desa harus memastikan bantuan diberikan kepada warga yang paling membutuhkan. Ini tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Selain itu, Bupati juga mendorong pelibatan generasi muda dalam pemerintahan desa agar pelayanan publik semakin modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Berikan ruang bagi anak-anak muda yang memahami teknologi agar pelayanan desa lebih cepat, efisien, dan transparan,” pesannya.
Acara pelantikan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada kelompok tani, berupa 3 unit handsprayer, 20 bungkus bibit padi, dan 2.500 ekor bibit ikan untuk kelompok perikanan. Selain itu, diserahkan juga bantuan untuk karang taruna, bantuan susu untuk lansia, ibu hamil, dan keluarga rentan stunting.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ditutup dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para lansia.
Penulis : [BMT Manalu]
Redaktur : [Abednego Manalu]













Leave a Reply