Advertisement

Warga Aekraja Berharap Pemkab Taput Perbaiki Jalan Penghubung Tiga Dusun

TAPUT – Editorial24jam.com || Warga Desa Aekraja, Kecamatan Parmongan, Kabupaten Tapanuli Utara, berharap pemerintah segera memperbaiki jalan penghubung Dusun 1, Dusun 2, dan Dusun 3 yang hingga kini mengalami kerusakan parah. Jalan tersebut merupakan akses utama yang digunakan masyarakat setiap hari untuk menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.

Kerusakan jalan telah berlangsung cukup lama. Saat musim hujan, badan jalan berubah menjadi licin dan berlumpur, sementara batu-batu bekas lapisan aspal yang terkelupas membuat pengendara kesulitan melintas. Pada musim kemarau, debu tebal menyelimuti jalan sehingga mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga.

Kondisi ini dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Para petani kesulitan mengangkut hasil panen ke pasar, anak-anak harus melewati jalan rusak untuk berangkat ke sekolah, dan warga yang sakit harus menempuh perjalanan yang tidak nyaman bahkan berisiko ketika menuju fasilitas kesehatan.

Salah seorang warga Desa Aekraja, Monang Manalu, kepada Editorial24jam.com mengatakan jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Menurutnya, selama akses jalan tidak diperbaiki, aktivitas warga akan terus terhambat.

“Kami masyarakat Desa Aekraja sangat berharap pemerintah memberikan perhatian serius terhadap jalan di desa kami. Jalan ini adalah satu-satunya akses utama yang menunjang perekonomian masyarakat. Kami berharap pemerintah segera memperbaikinya agar aktivitas warga kembali lancar,” ujar Monang Manalu.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bersama DPRD Kabupaten Tapanuli Utara segera turun meninjau kondisi jalan tersebut dan mengalokasikan anggaran untuk perbaikannya. Mereka menilai pembangunan infrastruktur yang layak bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah pedesaan.

Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat di Dusun 1, Dusun 2, dan Dusun 3 masih menantikan respons serta langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Bagi mereka, jalan yang layak bukan sekadar hamparan aspal, melainkan harapan agar roda perekonomian terus bergerak, anak-anak dapat bersekolah dengan aman, dan masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan tanpa harus mempertaruhkan keselamatan di sepanjang perjalanan.

Penulis : [Totto H Rumabutar]

Redaktur : [Abednego Manalu]

444 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *