Advertisement

Tragedi Tambang Ilegal di Sipoholon, Satu Pekerja Tewas Tertimpa Batu

TAPUT – Editorial24jam.com || Sebuah tambang galian C ilegal yang sudah lama beroperasi di Desa Simanungkalit, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara, menelan korban jiwa. Seorang pekerja bernama Mangapul Manulang (44) tewas tertimpa bongkahan batu saat sedang bekerja, Kamis sore (23/10/2025).

Menurut keterangan sejumlah saksi mata, peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang memahat batu padas di lokasi tambang. Tiba-tiba, sebongkah batu besar jatuh dari tebing dan mengenai kepala korban. Rekan-rekan kerja yang menyaksikan kejadian itu segera mengevakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas terdekat. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Beberapa pekerja di lokasi mengaku tambang tersebut telah lama beroperasi secara manual tanpa izin resmi. Mereka juga menyebut para pekerja tidak dilengkapi alat pelindung diri (APD) serta tidak memiliki standar keselamatan kerja yang memadai.

Tragedi ini menjadi perhatian serius masyarakat sekitar. Warga berharap pihak berwenang segera menindaklanjuti kasus ini dan menutup aktivitas tambang ilegal yang dinilai membahayakan keselamatan pekerja maupun lingkungan.

Saat ini, jenazah korban disemayamkan di rumah duka di Desa Garaga, Kelurahan Situmeang Habinsaran. Kepergian Mangapul Manulang meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terutama bagi istri dan enam anaknya yang masih membutuhkan perhatian dan kasih sayang seorang ayah yang juga menjadi tulang punggung keluarga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Sipoholon belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Sementara itu, pemilik tambang yang disebut bernama Demak Situmeang juga belum berhasil dikonfirmasi oleh pihak media.

Penulis/Redaktur : [Abednego Manalu]

550 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *