JAKARTA – Editorial24jam.com || Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan Intimate Gala Dinner Bersama HKBP Satahi Saoloan yang diselenggarakan oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) di JS Luwansa Hotel, Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Manarihon Hutanta I” ini dihadiri sekitar 150 peserta yang terdiri dari jemaat HKBP dan nasabah BTN Prioritas. Selain Bupati Tapanuli Utara, hadir pula dua narasumber lainnya, yakni Putu Damarathi, Chief Marketing Officer PT Trimegah Asset Management, serta Myrdal Gunarto, Economic Research PT.
Dalam sesi talkshow, Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menegaskan bahwa transformasi ekonomi Tapanuli Utara tidak dapat hanya mengandalkan sektor primer. Menurutnya, pembangunan ekonomi harus diarahkan pada penciptaan nilai tambah melalui hilirisasi komoditas unggulan seperti kopi, nanas, dan durian, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), modernisasi sektor pertanian, serta pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru.
“Strategi tersebut merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing daerah,” ujar Bupati.
Pada kesempatan itu, Bupati juga memaparkan berbagai program prioritas Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara yang menjadi fondasi pembangunan jangka panjang. Program-program tersebut meliputi 1 Sarjana 1 Keluarga, pengembangan kawasan pertanian terpadu, Internet Masuk Desa (IMADA), digitalisasi pelayanan publik, penguatan destinasi wisata rohani Salib Kasih, hingga pengembangan sport tourism.
Menurutnya, seluruh program tersebut dirancang untuk menciptakan ekosistem investasi yang sehat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
“Bagi kami, investasi bukan sekadar menghadirkan modal, tetapi menghadirkan masa depan bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus membangun ekosistem yang memberikan kepastian, kemudahan, serta peluang bagi para investor, sehingga investasi yang masuk benar-benar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh keluarga besar HKBP, dunia perbankan, pelaku usaha, serta masyarakat Tapanuli Utara di perantauan untuk bersama-sama membangun kampung halaman melalui semangat “Satahi Saoloan”.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
“Mari kita jadikan semangat Manarihon Hutanta I sebagai gerakan bersama. Saya mengajak seluruh masyarakat Tapanuli Utara, khususnya keluarga besar HKBP dan para pelaku usaha, untuk terus berkolaborasi membangun kampung halaman. Dengan semangat kebersamaan, investasi yang tepat, serta gotong royong, saya yakin Tapanuli Utara akan semakin maju, berbudaya, berkelanjutan, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” tutup Bupati.
Penulis : [Abednego Manalu]













Leave a Reply