Advertisement

Lapor Pak Kapolres! Bandar Narkoba Rudianto Alias Kodel di Ujung Padang Semakin Merajalela, Warga Desak Aparat Penegak Hukum Tegas

Simalungun – Meski Polri di bawah pimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menegaskan komitmen untuk memberantas peredaran narkoba di seluruh Indonesia, kenyataannya tidak membuat para bandar gentar. Bahkan, beberapa di antaranya semakin memperluas jangkauan operasi mereka. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Rudianto alias Kodel, yang hingga kini diduga menguasai peredaran narkoba di wilayah Nagori Ujung Padang, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun.

Informasi ini diperoleh dari salah seorang warga setempat yang menggunakan nama samaran, Bedul. Dalam keterangannya, Bedul menyebut bahwa peredaran narkoba yang dikendalikan oleh Kodel sangat masif, dengan jumlah yang mencapai sekitar satu ons sabu setiap pekan.

“Ada peredaran narkoba di Ujung Padang ini. Yang main sebenarnya Kodel, tapi yang mengedarkan di lapangan itu adiknya Kodel. Sudah lumayan besar putaran sabunya di sini. Dalam seminggu kira-kira satu ons,” ungkap Bedul ketika ditemui, Sabtu (28/12/2024).

 

Keresahan Warga

Selain Bedul, seorang warga Kecamatan Ujung Padang lainnya, yang meminta disebut dengan nama Ricky, mengaku resah dengan kondisi ini. Ia menyayangkan sikap Aparat Penegak Hukum, khususnya Satuan Narkoba Polres Simalungun dan Polsek Bosar Maligas, yang dinilai tidak serius menangani permasalahan tersebut.

“Semua warga di Ujung Padang ini sebenarnya sudah sangat resah dengan adanya peredaran narkoba itu, tapi kami bisa apa? Polisinya saja diam. Saya jadi heran dengan Aparat Penegak Hukum di sini. Jelas-jelas ada pengedar narkoba, tapi tidak ditangkap,” keluh Ricky.

Ricky berharap agar Polri benar-benar menjalankan Program Asta Cita yang dicanangkan Presiden, sehingga peredaran narkoba di Indonesia, khususnya di Ujung Padang, dapat diberantas.

“Harapan saya, polisi dengan serius menjalankan Program Asta Cita. Dan saya sangat berharap, Kodel segera ditangkap,” ujarnya penuh harap.

 

Tanggapan Aparat Penegak Hukum

Menanggapi laporan masyarakat ini, Kasat Narkoba Polres Simalungun, AKP Henry Salamat Sirait, S.IP, S.H, M.H, memberikan respons tegas. Ia menyatakan akan segera memerintahkan tim untuk melakukan penyelidikan ke lokasi yang dimaksud.

“Terima kasih atas informasinya. Akan saya perintahkan tim untuk melakukan penyelidikan,” tulis AKP Henry melalui pesan WhatsApp kepada awak media.

 

Upaya Penindakan yang Diharapkan

Peredaran narkoba di wilayah Ujung Padang bukan hanya meresahkan masyarakat, tetapi juga mengancam masa depan generasi muda. Oleh karena itu, masyarakat mendesak agar aparat penegak hukum segera bertindak tegas dan transparan.

Tidak hanya menangkap pengedar di lapangan, warga berharap aparat berani mengungkap dan menangkap otak di balik jaringan tersebut, yakni Kodel. Tanpa langkah konkret, peredaran narkoba dikhawatirkan akan terus meluas dan merusak tatanan sosial di wilayah tersebut.

“Kami hanya bisa berharap pada aparat penegak hukum untuk melindungi generasi muda. Kalau tidak segera bertindak, akan semakin banyak korban dari peredaran narkoba ini,” tutup Bedul dengan nada penuh kekhawatiran.

281 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *