TAPUT – Editorial24jam.com || Angin puting beliung disertai hujan deras menerjang Dusun Gonting, Desa Bahal Batu II, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Peristiwa tersebut mengakibatkan sedikitnya 21 rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan hingga berat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Angin kencang datang secara tiba-tiba saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Terjangan angin menyebabkan sejumlah seng dan bagian atap rumah warga beterbangan.
Warga yang panik kemudian keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri dan mengamankan barang-barang berharga.
“Anginnya kencang sekali. Tiba-tiba atap rumah terbang. Kami langsung lari keluar. Puji Tuhan tidak ada korban,” ujar salah seorang warga, Sihombing.
Salah satu rumah yang terdampak adalah milik Panahatan Benget Sihombing. Saat kejadian, dua anaknya, Joel Sihombing (14) dan Nasrani Sihombing (11), berada di dalam rumah karena kedua orangtuanya sedang tidak berada di tempat.
Keduanya dilaporkan mengalami trauma akibat peristiwa tersebut. Sementara itu, rumah Hotlen Sihombing di Dusun III Gonting mengalami kerusakan parah setelah tertimpa pohon.
Berdasarkan pendataan sementara Pemerintah Desa Bahal Batu II, terdapat 21 kepala keluarga yang terdampak bencana tersebut. Kerusakan umumnya terjadi pada bagian atap, seng, serta sebagian dinding rumah warga.
Adapun warga yang rumahnya terdampak antara lain:
- Benget Sihombing
- Hotlen Sihombing
- Mando Sihombing
- Tanjung Silitonga
- Op. Mauliate Sihombing
- Palmer Sihombing
- Bresman Silitonga
- Maridup Sihombing
- Madi Sihombing
- Maju Siregar
- Husein Sihombing
- Haider Sihombing
- Marlen Sihombing
- Riduan Sihombing
- Managam Sihombing
- Mangampu Sihombing
- Hamonangan Sihombing
- Harri Nababan
- Herbet Sihombing
- Marolop Sihombing
- Ronal Sihombing
Kepala Desa Bahal Batu II, Holong Sihombing, bersama perangkat desa langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan asesmen terhadap rumah warga yang terdampak.
Personel Polsek Siborongborong juga berada di lokasi untuk membantu penanganan pascakejadian. Sementara itu, petugas PLN melakukan perbaikan jaringan listrik di sejumlah rumah warga yang terdampak.
Kepala Desa Holong Sihombing mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem.
“Kami mengimbau warga tetap waspada karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Untuk warga yang terdampak, kami akan berkoordinasi dengan Pemkab Taput dan BPBD,” ujar Holong.
Hingga malam hari, warga bersama pemerintah desa masih melakukan gotong royong membersihkan puing-puing atap rumah dan pohon tumbang yang menutup sejumlah bagian jalan desa.
Pendataan terhadap kerusakan rumah warga juga masih dilakukan untuk mengetahui secara lebih rinci dampak yang ditimbulkan akibat bencana tersebut.
Penulis : [BMT Manalu]













Leave a Reply