Advertisement

Tantangan Debat LSM KCBI Berujung Pengakuan Salah

DAIRI – Editorial24jam.com || Tantangan debat publik yang diajukan Ketua LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) akhirnya menemukan titik terang setelah yang bersangkutan mengakui kesalahan melalui pesan WhatsApp. Pengakuan tersebut disampaikan saat undangan resmi debat dilayangkan kepada pihak terkait.

Pimpinan PC LSM-KCBI Kabupaten Dairi yang sebelumnya menjadi sasaran sebutan “tiris tongkarang” menyatakan tidak lagi mempersoalkan julukan tersebut setelah adanya pengakuan salah. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menghentikan saling serang dan tidak memperpanjang polemik yang dinilai berpotensi memecah belah.

“Kita menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan tradisi. Setelah ada pengakuan salah, hal ini tidak perlu lagi menjadi perdebatan yang dapat menimbulkan perpecahan,” ujarnya.

Ketua LSM KCBI yang menyebut diri sebagai “insan Banurea” menjelaskan kepada awak media bahwa langkah pengakuan salah tersebut diambil demi memperbaiki nama baik serta menyelesaikan persoalan yang sempat mencuat. Menurutnya, pihak yang sebelumnya disebut dengan istilah tersebut merupakan sosok yang dihormati sebelum munculnya julukan “tiris tongkarang”.

“Meskipun sebelumnya kami telah berupaya menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik terkait sebutan tersebut, dengan adanya pengakuan salah ini kami tidak ingin merusak kepribadian orang yang dimaksud,” katanya.

Selain menyelesaikan polemik yang terjadi, insan Banurea juga mengumumkan rencana untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai makna “tiris tongkarang”. Mereka berencana menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya guna meluruskan pemahaman publik.

“Kami akan mengambil langkah konkret untuk menjelaskan makna ‘tiris tongkarang’ agar masyarakat memperoleh pemahaman yang benar,” ujarnya.

Penulis : [Baslan Naibaho]

Redaktur : [Abednego Manalu]

660 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *