Advertisement

Taput Jadi Pilot Project Nasional Perlinsos, Pemkab Gelar Bimtek Aplikasi IPSM

TAPUT – Editorial24jam.com || Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara terus memperkuat kualitas pelayanan sosial berbasis digital. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggunaan Aplikasi Resmi Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) yang dirangkaikan dengan Konsolidasi dan Penguatan Keanggotaan IPSM/PSM Kabupaten Tapanuli Utara, di Sopo Partukkoan, Tarutung, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas para Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pelayanan sosial, sekaligus memperkuat koordinasi organisasi dan pemutakhiran data sosial di Kabupaten Tapanuli Utara.

Acara dibuka oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara sekaligus Pembina IPSM Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, didampingi Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Tapanuli Utara, Rafles Sergius Gultom, serta Ketua IPSM Kabupaten Tapanuli Utara, Teddy Simanungkalit.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa Kabupaten Tapanuli Utara dipercaya sebagai salah satu daerah percontohan (pilot project) nasional dalam penerapan aplikasi Perlindungan Sosial (Perlinsos). Penunjukan ini menjadi bentuk pengakuan atas komitmen daerah dalam mendukung transformasi digital di bidang pelayanan sosial.

Dalam arahannya, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat menyampaikan apresiasi kepada seluruh Pekerja Sosial Masyarakat yang telah mengabdikan diri di 15 kecamatan di Kabupaten Tapanuli Utara. Menurutnya, sejak dibentuk pada Februari tahun lalu, para PSM telah menunjukkan dedikasi tinggi, khususnya dalam membantu percepatan penanganan masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah.

“PSM adalah wajah pelayanan sosial di Kabupaten Tapanuli Utara. Ini merupakan wadah pengabdian yang dilandasi ketulusan hati untuk membantu sesama, bukan semata-mata karena insentif. Saya mengajak seluruh anggota untuk tetap rendah hati, menjaga kekompakan, serta menghindari sikap sombong maupun persaingan yang tidak sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Tapanuli Utara, Rafles Sergius Gultom, menegaskan bahwa setiap Pekerja Sosial Masyarakat memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, terdapat empat fungsi utama yang harus dijalankan setiap anggota PSM, yakni sebagai motivator, dinamisator, administrator, dan katalisator. Keempat fungsi tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memberikan pelayanan sosial yang cepat, tepat, dan berbasis data.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Tapanuli Utara berharap digitalisasi pelayanan sosial dapat berjalan lebih optimal, sehingga penanganan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat menjadi semakin efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Penulis : [Abednego Manalu]

11 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *