Advertisement

“Ini Maksiat Moral” – Dr. JS Simatupang Minta Bupati Tapanuli Utara Tindak Tegas THM Berkedok Cafe dan Resto

TAPUT – editorial24jam.com ||Praktisi hukum sekaligus Ketua Umum Rumah Aspirasi Prabowo Subianto (RAPS) 08, Dr. JS Simatupang, S.H., M.A., CGRP., angkat bicara terkait keberadaan tempat hiburan malam yang berkedok cafe dan resto di Tapanuli Utara.

Ia menilai keberadaan beberapa THM berpotensi menimbulkan kemerosotan moral di tengah masyarakat, terlebih lokasinya yang berdekatan dengan kawasan religius.

“Kalau saya katakan ini sudah masuk ke ranah maksiat moral, yang sangat disayangkan. Apalagi ini dekat dengan Kota Wisata Rohani dan tempat peribadatan. Ini sangat pantang dan krusial bagi saya,” ujarnya, lewat telepon selulernya. Minggu (17/5/2026).

Dr. JS Simatupang mendesak Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, untuk segera mengambil langkah tegas. Ia menyarankan agar tempat tersebut ditutup atau dipindahkan ke lokasi yang jauh dari pemukiman dan pusat kegiatan masyarakat.

“Saya himbau dengan baik kepada Bupati agar segera menutup tempat itu. Atau dipindahkan ke daerah yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat. Pembiaran bukanlah solusi yang bijak,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar kepala daerah tidak terjebak pada laporan yang tidak objektif dari jajaran di bawahnya. Menurutnya, Bupati sebagai mantan Kapolres memahami kultur dan sosiologi masyarakat Tapanuli Utara.

“Saya yakin Bupati tidak mungkin melakukan pembiaran. Beliau praktisi hukum, putra daerah, dan memahami kultur masyarakat. Jangan sampai mendapat laporan yang asal ‘asal Bapak senang’. Masyarakat punya batas kesabaran,” katanya.

Dr. JS Simatupang mengaku telah menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait keberadaan THM tersebut. Pihaknya dari Jakarta juga berencana melakukan komunikasi langsung dengan Bupati untuk mendorong penyelesaian masalah ini.

“Kita setiap dua minggu sekali bertemu dengan beberapa tokoh masyarakat Tapanuli. Saya secara pribadi menghimbau Bupati agar segera menutup area ini demi melindungi generasi muda,” pungkasnya.(BMT.Manalu)

1,586 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *