Advertisement

Polsek Matuari Berbagi Takjil, Pererat Silaturahmi dan Dekatkan Diri dengan Masyarakat  

BITUNG – Editorial24jam.com || Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terpancar di depan Mapolsek Matuari saat Jumat (27/2/2026) pukul 16.50 Wita. Menjelang waktu berbuka puasa, jajaran Polsek Matuari turun ke jalan membagikan takjil kepada pengendara dan warga Muslim yang melintas.

Kegiatan sosial ini langsung dipimpin oleh Kapolsek Matuari, AKP Feriantina Dwi Arahmayani, S.Tr.K., MH, bersama para personelnya. Dengan senyum tulus dan sapaan ramah, mereka membagikan paket takjil satu per satu sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Lebih dari sekadar berbagi makanan pembuka puasa, momen ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara polisi dan masyarakat. Warga yang menerima tampak antusias dan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan.

Kapolsek Feriantina Dwi Arahmayani mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polsek Matuari untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan yang mampu memperkuat harmoni dan rasa peduli.

“Dengan berbagi takjil ini, kami ingin menebar kebahagiaan sekaligus mempererat silaturahmi. Polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sahabat masyarakat yang selalu siap membantu dan peduli,” ujarnya.

Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadhan agar ibadah dapat berjalan dengan lancar dan khusyuk.

“Semoga kebersamaan seperti ini terus terjalin. Mari kita isi bulan suci ini dengan kegiatan positif, saling menghargai, dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

Kegiatan pembagian takjil berlangsung tertib dan penuh keakraban, dan selesai pukul 16.30 Wita dengan situasi aman dan lancar. Melalui aksi sederhana ini, Polsek Matuari membuktikan bahwa kedekatan dengan masyarakat adalah fondasi utama dalam menciptakan keamanan yang humanis dan berkelanjutan.

Penulis : [Steven Tumuyu]

Redaktur : [Abednego Manalu]

282 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *