Advertisement

Kebiasaan Literasi Berbuah Prestasi, SMPN 1 Tarutung Borong Juara

TAPUT – Editorial24jam.com || Kebiasaan literasi yang diterapkan SMP Negeri 1 Tarutung melalui kegiatan bercerita atau marturi-turian mulai membuahkan hasil. Selain mendorong keberanian siswa tampil di depan umum, pembiasaan tersebut juga mengantarkan para siswa meraih sejumlah prestasi dalam berbagai perlombaan.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan SMP Negeri 1 Tarutung terhadap program Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, yakni Tapamajuma. Melalui program tersebut, siswa diberikan ruang untuk mengembangkan kemampuan literasi, berbicara, serta menyampaikan ide dan gagasan.

Salah satu bentuk pembiasaan yang dilakukan sekolah adalah memberikan kesempatan kepada siswa untuk menampilkan keterampilan bercerita (martorsa) secara rutin setiap pekan di lapangan sekolah.

Kegiatan yang dilakukan secara konsisten itu menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah kemampuan berbicara, meningkatkan kepercayaan diri, sekaligus membangun keberanian tampil di hadapan orang banyak.

Hasilnya, SMP Negeri 1 Tarutung berhasil menorehkan sejumlah prestasi dalam perlombaan literasi dan bercerita.

Di antaranya, Juara 1 FTBI 2025 tingkat Kabupaten Tapanuli Utara untuk kategori pidato Bahasa Batak (marturasi) dan Juara 1 FTBI 2025 Kabupaten Tapanuli Utara kategori marturi-turian.

Prestasi tersebut berlanjut pada 2026. SMP Negeri 1 Tarutung kembali meraih Juara 1 Lomba Marturi-turian dalam kegiatan Semarak Budaya Agustus 2026.

Selain itu, siswa SMP Negeri 1 Tarutung juga berhasil meraih Juara 3 Lomba Story Telling dalam rangka memperingati Hari Orangutan pada Agustus 2026.

Kepala SMP Negeri 1 Tarutung, Elfransco Sinaga, S.Pd., mengapresiasi capaian para siswa tersebut. Menurutnya, prestasi yang diraih merupakan hasil dari proses pembiasaan yang dilakukan secara konsisten di lingkungan sekolah.

“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi sekolah. Apa yang diraih siswa merupakan hasil dari proses pembiasaan yang dilakukan secara konsisten. Kami memberikan ruang kepada siswa untuk bercerita, menyampaikan ide dan gagasan, serta tampil di depan teman-temannya,” ujar Elfransco, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, kegiatan literasi tidak semata-mata diarahkan untuk mengejar prestasi dalam perlombaan. Lebih dari itu, pembiasaan bercerita diharapkan mampu membentuk karakter siswa agar memiliki rasa percaya diri, keberanian berkomunikasi, serta kemampuan menyampaikan gagasan dengan baik.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian, keterampilan berkomunikasi dan mampu mengekspresikan ide-idenya. Karena itu, kegiatan seperti marturi-turian terus kami dorong dan kembangkan,” katanya.

Elfransco berharap capaian yang telah diraih dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani mengikuti berbagai kegiatan literasi.

“Harapan kami ke depan akan semakin banyak prestasi yang diraih. Namun yang paling penting, kebiasaan literasi ini terus tumbuh dan menjadi bagian dari karakter siswa SMP Negeri 1 Tarutung,” pungkasnya.

Pembiasaan tersebut menunjukkan bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk membangun karakter, kreativitas, kemampuan komunikasi, serta kepercayaan diri siswa.

Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, SMP Negeri 1 Tarutung berkomitmen memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi sekaligus mengukir prestasi melalui berbagai kegiatan literasi.

Penulis : [BMT Manalu]

8 Pembaca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *